Kepulan asap karena pembakaran yagn di Nepal. (REUTERS/Adnan Abidi)
INDOZONE.ID - Rajyalaxmi Chitrakar, istri mantan Perdana Menteri Nepal Jhalanath Khanal, meninggal dunia. Ia menjadi korban jiwa ketika rumahnya dibakar oleh massa aksi anti-pemerintah di Kathmandu, Nepal.
Sebelumnya, istri Khanal berada dalam kondisi kritis karena luka bakar yang dideritanya. Saat para demonstran membakar kediamannya, Chitrakar berada di dalam rumah.
Baca juga: Damkar Makassar–Maros Bersatu, Perkuat Tanggap Darurat di Perbatasan
Ia dibawa ke Rumah Sakit Kirtipur dalam kondisi kritis, hingga akhirnya tidak bisa diselamatkan.
Insiden ini terjadi saat gelombang demonstrasi yang dilakukan oleh Gen Z Nepal. Karena sebagian besar massa aksi adalah generasi muda, banyak yang menjuluki demo ini sebagai “Revolusi Gen Z”.
Aksi demonstrasi ini berlangsung di Ibu Kota Kathmandu pada Senin, hingga akhirnya menyebar ke beberapa kota besar Nepal.
Baca juga: Perdana Menteri dan Presiden Nepal Mundur, Aksi Demonstrasi Gen Z Pecah di Ibu Kota Kathmandu
Salah satunya dipicu oleh kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan sosial media. Massa menilai itu adalah serangan terhadap kebebasan berpendapat. Selain itu, aksi ini juga sebagai bentuk protes anti korupsi terhadap pemerintah Nepal.
Massa aksi bukan hanya membakar rumah eks perdana menteri, mereka juga berhasil menduduki gedung-gedung pemerintahan dan turut membakarnya.
Baca juga: Dapat Teror hingga Mobilnya Dibobol, Direktur Imparsial Lapor Polisi
Dalam dua hari terakhir, setidaknya dilaporkan 19 orang tewas. Selain itu, lebih dari 500 orang mengalami luka-luka karena bentrokan yang terjadi di Kathmandu.
Buntut dari eskalasi demo semakin masif, Perdana Menteri Nepal K.P. Sharma Oli dan banyak jajarannya mengundurkan diri. Selain itu, Presiden Nepal Ram Chandra Poudel juga mundur dari jabatannya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA, Times Of India