Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Jumat, 25 JULI 2025 • 14:35 WIB

Jejak Penipuan Sister Hong, Ketika Aplikasi Kencan Jadi Alat Kejahatan dan Ancaman Sosial di Tiongkok

Jejak Penipuan Sister Hong, Ketika Aplikasi Kencan Jadi Alat Kejahatan dan Ancaman Sosial di TiongkokSister Hong

INDOZONE.ID - Sebuah kasus mengejutkan datang dari Tiongkok dan menyita perhatian dunia maya. Publik dikejutkan oleh sosok "Sister Hong", karakter fiktif yang dibuat seorang pria untuk memikat ratusan pria lewat aplikasi kencan. 

Kasus ini membuktikan bahwa teknologi bisa digunakan untuk tujuan keji jika tidak diawasi secara ketat.

Jiao Moumou, pria berusia 38 tahun asal Nanjing, menjalankan modus penipuan dengan membuat persona digital bernama Sister Hong. 

Ia menggunakan wig, riasan tebal, filter wajah, serta suara buatan untuk tampil sebagai perempuan dewasa yang tampak menarik. 

Baca juga: Pemerintah AS Selidiki Keterlibatan Harvard dalam Program Pertukaran Mahasiswa Internasional

Tak hanya itu, ia merancang narasi seolah Sister Hong adalah seorang janda yang mencari hubungan kasual.

Para korban yang tergoda profilnya berasal dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, karyawan, profesional, bahkan warga negara asing. 

Jiao berhasil membujuk mereka bertemu langsung di apartemennya. Lokasi tersebut disetting sedemikian rupa agar memperkuat ilusi karakter yang ia bangun.

Menurut laporan media, termasuk The Economic Times, Jiao merekam diam-diam hubungan seksual dengan lebih dari 250 pria tanpa seizin mereka. 

“Ia menggunakan kamera tersembunyi untuk mendokumentasikan pertemuan itu,” demikian isi laporan tersebut.

Baca juga: Jerman Dikabarkan Berlakukan Wajib Militer Lagi untuk Pria Usia 18 Tahun

Video-video intim itu kemudian diunggah ke situs dewasa, yang menyebabkan wajah para korban terekspos. Sejumlah pengguna internet memperkirakan bahwa jumlah korban sebenarnya bisa mencapai lebih dari 1.600 orang.

Perkara ini mencuat ketika potongan video tersebar di media sosial, termasuk Weibo. Publik pun dibuat geram sekaligus khawatir. 

Otoritas Nanjing bertindak cepat, menangkap Jiao pada 5 Juli dan menjeratnya dengan berbagai pasal, mulai dari pelanggaran privasi, penyebaran konten seksual tanpa izin, hingga penipuan identitas.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Infobae.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Jejak Penipuan Sister Hong, Ketika Aplikasi Kencan Jadi Alat Kejahatan dan Ancaman Sosial di Tiongkok

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!