Penerapan sistem one way nasional di jalan Tol. (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah)
INDOZONE.ID - Puncak arus mudik Idul Fitri 1447 H masih akan terasa pada Kamis (19/3/2026), meski dinyatakan puncak arus mengarah ke Jawa sudah terjadi pada tanggal 17 dan 18.
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri masih akan memberlakukan one way nasional sampai km 414 di Jawa Tengah.
Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengungkapkan puncak arus mudik memang sudah terjadi semalam. Kendati demikian, dia menyebut pihaknya tetap mengantisipasi puncak susulan yang terjadi pada hari ini.
"Kalau arus puncaknya mudik malam ini, kemungkinan besok kami tetap juga harus mengantisipasi karena kalau dilihat persentasenya masih ada 51 persen atau 50 lebih persen dan itu nanti akan kita kelola dari tanggal 19, 20," kata Irjen Agus kepada wartawan, Kamis (19/3/2026).
Baca juga: Menkes Soroti Trend Kecelakaan Mudik Tahun Ini, Tak Lagi di Tol tapi Jalur Arteri
Oleh sebab itu, Agus menyebut pihaknya masih akan menyiapkan skenario berupa one way nasional yang akan kembali diterapkan.
"Tanggal 17-18 itu adalah skenario yang diperkirakan puncak arus, tetapi terbuktikan tanggal 18 puncak arusnya," kata Agus.
"Dengan adanya sisa sekian persen yang masih di Jakarta, kami akan melihat ketika (hari ini) masih cukup tinggi, kami akan lanjutkan one way nasional sampai 414 Jawa Tengah," sambungnya.
Sementara itu, jenderal polisi bintang dua itu mengimbau kepada para pemudik untuk mempersiapkan perjalanannya dengan maksimal. Jadi, para pemudik terhindar dari kecelakaan lalu lintas imbas perjalanan yang panjang.
"Kami mengharapkan untuk semua pengguna jalan, rekan-rekan kita, sahabat-sahabat kita yang mudik agar supaya tetap berhati-hati, sabar karena memang kita harus menempuh perjalanan cukup jauh," kata Agus.
"Bila menggunakan kendaraan pribadi agar betul-betul tertib berlalu lintas, kapan mau singgah di rest area dan kapan juga harus melakukan perjalanan dan manakala capek silahkan istirahat di rest area atau mungkin keluar dari rest area. Jadi betul-betul yang paling terpenting dari pada perjalanan mudik ini adalah keselamatan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan