INDOZONE.ID - Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Boyolali melakukan monitoring ke sejumlah posko mudik terpadu maupun posko mudik mandiri di Kwartir Ranting yang dilalui pemudik dari berbagai daerah. Kegiatan ini bertujuan memastikan anggota Pramuka yang bertugas tetap dalam kondisi sehat dan bersemangat menjalankan pengabdian kepada masyarakat, meski tengah menjalankan ibadah puasa.
Monitoring tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Kwarcab Boyolali, Kak Joko Murjito, bersama Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat, Kak Fatonah, serta sejumlah andalan cabang Kwarcab Boyolali.
Wakil Ketua Kwarcab Boyolali Bidang Pengabdian Masyarakat, Fatonah, mengatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan ratusan personel anggota Pramuka Penegak untuk membantu kelancaran arus mudik di sejumlah titik yang ramai dilalui pemudik.
“Sesuai instruksi pimpinan, Kwarcab Boyolali menerjunkan ratusan personel anggota Pramuka Penegak untuk membantu kelancaran arus mudik di sejumlah Kwartir Ranting. Hari ini kami melakukan monitoring di enam posko, mulai dari Posko Terpadu Siboba Boyolali Kota, Posko Mudik Kwarran Cepogo, Posko Mudik Terpadu Ampel, Posko Mudik Terpadu Karanggede, Posko Mudik Mandiri Kwarran Andong, hingga Posko Mudik Mandiri Kwarran Simo,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: Sabtu-Minggu Besok Jadi Puncak Arus Mudik Lebaran Periode Pertama
Ia menambahkan, karena para anggota Pramuka sedang menjalankan ibadah puasa, pihaknya juga membawa sejumlah bingkisan sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, diberikan pula Lencana Tanda Ikut Gotong Royong (Tigor) kepada anggota yang aktif dalam kegiatan Karya Bhakti Lebaran 2026.
“Ada beberapa posko yang bertugas hingga hari H Lebaran, dan ada juga yang bertugas hingga 28 Maret 2026 mendatang,” tambahnya.
Sebelum melakukan monitoring, pengurus Kwarcab Boyolali terlebih dahulu melaksanakan apel di Sanggar Pramuka Kemiri, Kecamatan Mojosongo. Selanjutnya, tim melakukan pemantauan ke enam titik posko mudik.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Posko Terpadu Siboba Polres Boyolali di Jalan Pandanaran, Boyolali Kota. Di lokasi tersebut, tim monitoring mendapatkan penjelasan dari petugas terkait peta arus lalu lintas mudik di wilayah Boyolali. Tim juga menyerahkan bingkisan serta Lencana Tigor kepada anggota Pramuka yang bertugas.
Salah satu anggota Pramuka dari SMAN 1 Ampel, Dhinda Saputri (17), mengaku bangga bisa terlibat dalam kegiatan Karya Bhakti Lebaran.
“Di sini kami membantu mengatur arus lalu lintas dan menyeberangkan warga, terutama yang hendak ke Pasar Ampel. Awalnya memang deg-degan, tetapi karena sudah dilatih, insyaallah bisa. Selain itu, kami juga merasa senang bisa membantu masyarakat,” ujarnya.
Dhinda menambahkan, ia telah melakukan persiapan selama tiga hari bersama teman-temannya di sekolah. Pada hari tersebut, terdapat delapan anggota dari sekolahnya yang bertugas di posko depan Pasar Ampel.
“Harapannya, arus lalu lintas bisa tetap lancar sehingga para pemudik dapat sampai tujuan dengan selamat,” katanya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan