Ilustrasi MBG. (ANTARA FOTO/Andri Saputra)
INDOZONE.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa efisiensi anggaran takkan mengurangi program-program unggulan yang berdampak pada masyarakat, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Prasetyo juga menegaskan pemerintah akan tetap memprioritaskan belanja yang lebih produktif dan tepat sasaran.
"Kita kan justru lebih memilih untuk mengurangi yang tadi, belanja-belanja yang menurut kita kurang produktif," ujar Prasetyo, seperti INDOZONE sadur dari Antara, Selasa (17/3/2026).
Baca juga: Pemerintah Tegaskan Program MBG Tak Kurangi Dana untuk Pendidikan
Menurutnya, langkah efisiensi dilakukan melalui penyisiran anggaran pada pos-pos yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.
Dana dari pos tersebut kemudian direalokasikan untuk memperkuat program yang manfaatnya dirasakan langsung oleh publik.
Prasetyo menjelaskan, kebijakan ini bertujuan memastikan anggaran negara digunakan secara optimal untuk membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi.
"Itulah yang kemudian kita realokasi supaya program-program yang produktif, program-program yang berdampak, program-program yang bisa membantu meringankan beban masyarakat, justru itu yang harus diutamakan," jelasnya.
Baca juga: KPK Petakan Celah Korupsi Program MBG
Sebelumnya diberitakan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih tidak terdampak kebijakan efisiensi anggaran.
Pemerintah saat ini tengah menyusun rencana efisiensi anggaran sejumlah kementerian/lembaga (K/L) sebagai salah satu upaya menjaga defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 tetap di bawah 3 persen.
Namun, Airlangga menjelaskan kepada wartawan di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin bahwa pemerintah tak akan melakukan pemangkasan anggaran pada program-program unggulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara