INDOZONE.ID - Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh elemen masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi dan menolak ajakan adu domba. Ia menegaskan bahwa perjuangan demokrasi, hak asasi manusia, serta perlawanan terhadap korupsi harus dilakukan secara damai, bukan melalui kerusuhan.
“Kalau memperjuangkan demokrasi, memperjuangkan HAM, keadilan, dan perlawanan terhadap korupsi, tidak dengan kerusuhan, tidak dengan bakar-bakar. Apalagi yang dibakar adalah lembaga demokrasi yang dibangun dengan uang rakyat,” kata Prabowo dalam pidatonya di Jakarta, Senin (29/9/2025).
Baca juga: Bawaslu Sulsel Tekankan Pentingnya Demokrasi Sejak Dini Lewat Pilketos Serentak
Prabowo menilai tindakan anarkis seperti membakar gedung DPRD atau menggunakan bom molotov bukanlah perjuangan, melainkan kejahatan. Ia menyebut pihak-pihak yang melakukan provokasi hanya ingin membuat kekacauan dan menghentikan kebangkitan bangsa Indonesia.
Selain itu, Prabowo juga menyinggung capaian pemerintah dalam mengelola anggaran secara lebih efektif. Ia menyebut dalam beberapa bulan terakhir, langkah efisiensi dan pengawasan ketat berhasil menyelamatkan sedikitnya Rp300 triliun untuk membiayai program prioritas rakyat.
Baca juga: Prabowo Klaim 30 Juta Anak dan Ibu Hamil Sudah Nikmati Program Makan Bergizi Gratis
“Kita sudah buktikan, dengan itikad baik dan niat untuk menjalankan pemerintahan bersih, kita bisa selamatkan Rp300 triliun, mungkin lebih,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan