Ilustrasi atasan yang kejam terhadap karyawan. (INDOZONE)
INDOZONE.ID - Tak hanya dalam urusan pasangan saja selalu ada satu orang yang toxic. Di dalam urusan hubungan pekerjaan, sosok toxic juga sering ditemui, salah satunya atasan yang toxic yang mengeksploitasi karyawannya dengan cara yang tak manusiawi layaknya psikopat.
Mungkin beberapa dari pembaca sempat mendengar kasus ekploitasi karyawan dari pemimpin sebuah studio animasi Brandoville di Jakarta Pusat bernama Cherry Lai yang disebut melakukan tindakan kekerasan kepada karyawan.
Berdasarkan curhatan di media sosial, salah satu mantan karyawan berinisial CS menceritakan dugaan kekerasan yang dia alami saat bekerja di kantor itu. CS mengaku dieksploitasi hingga pulang dini hari.
Cerita lainnya adanya karyawan yang hamil dan mengalami keguguran. Alih-alih simpati, perusahaan malah memarahi karyawan tersebut karena tidak masuk bekerja. Selain itu ada cerita bahwa sang bos meminta bawahannya untuk mengirim video bila ia menampar dirinya sendiri karena mengetahui.
Ada kemungkinan besar bos yang kasar adalah seorang psikopat. Psikopat di sini tidak berarti mereka adalah pembunuh berantai; psikopati adalah gangguan spektrum umum yang, dalam bentuk paling parahnya, terjadi pada 1 dari 100 orang, menurut lembaga nirlaba PsychopathyIs . Perilaku psikopat orang dewasa meliputi sering membual, berbohong dengan terampil, pesona yang dangkal, dan kesulitan mempertahankan hubungan.
Ilustrasi bos psikopat di tempat kerja. (FReepik)
Baca Juga: Geger Perusahaan Animasi di Jakpus Eksploitasi Karyawan Sampai Ada yang Keguguran!
Dalam komentar Fortune tahun 2021 , Simon Croom, PhD , seorang profesor manajemen rantai pasokan di Sekolah Bisnis Knauss Universitas San Diego , membahas prevalensi psikopati korporat.
“Rekan-rekan saya dan saya menemukan dalam penelitian kami bahwa 12% dari kepemimpinan senior perusahaan menunjukkan berbagai sifat psikopat , yang berarti psikopati hingga 12 kali lebih umum di antara manajemen senior daripada di antara populasi umum.”
Atasan di atas bisa dianggap sebagai atasan yang dilabeli sebagai karakter dengan Dark Triad Personality dengan kesan seperti orang yang psikopat.
Karakter atasan yang memiliki tipikal Dark Triad Personality tidak menunjukkan rasa penyesalan, dan bahkan terang-terangan berbohong ketika Anda mengatakan kepadanya bahwa Anda telah memergokinya melakukan perilaku tersebut. Jenis perilaku ini dapat dijelaskan oleh "Dark Triad", seperti yang diungkap oleh konselor kesehatan mental Stephanie Sarkis yang ditulis di Forbes.
Hal yang sama juga diungkapkan oleh akademisi psikologi sosial Indriyani Santoso S.Psi, M.Si yang menyebutkan bila Dark Triad terdiri dari tiga komponen kepribadian: narsisme, machiavellianisme, dan psikopati. Ketika seseorang menunjukkan perilaku jahat atau merugikan, ketiga karakteristik ini berperan.
Baca Juga: Polisi Sebut Kantor Animasi yang Diduga Siksa Karyawan di Jakpus Sudah Kosong Sejak Juli 2024
"Penilitian juga sudah bilang ya bahwa Dark Triad Personality ini berpengaruh pada pola atau perilaku leadership seorang. Di Dark Triad itu ada tiga keperibadian yang membuat seorang itu jenderung memberi dampak negatif ke orang-orang sekitarnya," kata Indriyani saat dihubungi Indozone.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Wawancara, Analisa Redaksi