Debat Cawapres sekarang Didampingi Capres, TPN Ganjar Mahfud: Apa Urgensinya KPU Harus Mengubah Format Debat?
INDOZONE.ID - Kenny Macallo, Jubir Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Mahfud menganggap keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengubah format debat capres-cawapres Pilpres 2024 merupakan keputusan yang ganjil, diambil dengan timing yang buruk serta tidak peka dengan kondisi masyarakat saat ini.
Pada pilpres sebelumnya, terdapat 1 sesi debat khusus antara cawapres selain 2 sesi khusus capres dan 2 kali debat capres dan cawapres secara bersamaan. Sementara, Ketua KPU Hasyim Asy’ari menyatakan KPU telah memutuskan bahwa capres dan cawapres akan tampil bersamaan di semua 5 sesi debat Pilpres 2024.
“Apa urgensi nya KPU saat ini harus berkreasi mengubah format debat capres cawapres?” ujar Kenny dalam keterangannya kepada Indozone, Minggu (2/12/2023).
Kenny menambahkan bahwa penyampaian Ketua KPU mengenai alasan debat akan dilakukan bersamaan oleh capres cawapres agar publik dapat melihat sejauh mana teamwork masing-masing capres-cawapres jelas merupakan alasan yang sangat tidak relevan dan justru mematikan esensi pemilihan capres-cawapres.
Baca Juga: KPU Beberkan Format Debat Capres-Cawapres pada Pilpres 2024, Setiap Paslon Harus Hadir!
“Ketua KPU seperti lupa bahwa berdasarkan ketentuan hukum, terdapat kondisi-kondisi tertentu yang mengakibatkan seorang wapres dapat menggantikan posisi presiden. Untuk itu rakyat Indonesia berhak untuk melihat dan menilai kemampuan pribadi seorang cawapres untuk menyampaikan dan mempertahankan visinya dalam suatu proses debat tanpa “pengawalan” capresnya” kara Kenny.
Lebih jauh, Kenny menjelaskan bahwa boleh saja jika KPU berpendapat perubahan format ini tidak menyimpang dari ketentuan Pasal 277 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu juncto Pasal 50 PerKPU Nomor 15/2023 namun Kenny berkeyakinan bahwa perubahan ini berpotensi menyimpangi atau setidaknya melunturkan esensi dan semangat dari ketentuan terkait.
Baca Juga: KPU Bagi Debat Capres-Cawapres 2024 Jadi 6 Segmen
“Harus diingat, ketentuan sudah mengatur format 3 kali debat capres dan 2 kali debat cawapres. Sedangkan KPU menyampaikan bahwa dengan format baru, ketika debat cawapres maka proporsinya cawapres akan lebih banyak. Hal ini jelas salah besar karena berdasarkan ketentuan, saat debat cawapres hanya cawapres yang berdebat tanpa berbagi porsi sedikitpun dengan capres” tegas Kenny.
Kenny sangat menyayangkan keputusan KPU yang dianggap ganjil dengan timing yang buruk dan tidak peka dengan kondisi masyarakat saat ini.
“KPU seperti tidak peka dan tidak sensitif dengan kondisi yang berkembang di masyarakat saat ini. Pertama, masyarakat sudah mempertanyakan bagaimana netralitas pelaksanaan Pilpres 2024 mengingat keikutsertaan Gibran sebagai putra kandung presiden aktif. Kedua, sedang marak menjadi pembicaraan ketidakhadiran Gibran di acara dialog publik yang digelar PP Muhammadiyah minggu lalu sehingga timbul anggapan bahwa Gibran tidak berani adu gagasan,” ujarnya.
Namun, lanjut dia, sekarang KPU malah berkreasi dengan format baru yang akan menghilangkan kesempatan masyarakat untuk dapat melihat kemampuan Gibran beradu gagasan dengan cawapres lainnya tanpa bantuan dari siapapun dalam debat cawapres.
Baca Juga: KPU Bakal Gelar Debat Capres-Cawapres Sebanyak 5 Kali Selama Masa Kampanye
“Padahal, dalam forum debat capres cawapres inilah masyarakat akan memiliki kesempatan untuk memberikan penilaian terhadap semua kemampuan seluruh kandidat beradu gagasan dan memaparkan visi dan misinya. Dalam forum debat capres maupun cawapres, semua kandidat sudah tidak bisa lagi berlindung di balik gimik-gimik, tarian-tarian maupun baliho-baliho. Tidak seharusnya KPU melakukan perubahan yang tidak perlu saat ini,” ungkapnya.
Walaupun Kenny sangat menyayangkan keputusan KPU dan berharap format debat capres cawapres dapat dikembalikan sebagaimana format terdahulu, namun Kenny berkeyakinan bahwa dengan format apapun pasangan capres cawapres Ganjar-Mahfud MD akan siap.
“Sekalipun KPU ternyata tidak mengubah keputusannya, kami sangat berkeyakinan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud MD Insya Allah akan siap memaparkan visi misi dan beradu gagasan dengan kandidat lainnya dalam format apapun yang ditetapkan KPU,” kata Kenny.
“Kami sangat yakin karena Mas Ganjar dan Prof Mahfud akan datang ke forum debat dengan membawa latar belakang dan rekam jejak, pengetahuan dan pengalaman mereka yang kaya karena telah menduduki lebih dari hanya satu posisi di pemerintahan serta visi misi yang telah disusun secara matang dan terukur. Semoga masyarakat akan terpuaskan dengan pemaparan pasangan Ganjar Mahfud di setiap sesi acara debat nanti,” tutup Kenny.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: