INDOZONE.ID - Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri melepas sejumlah anggotanya untuk mencegah adanya peredaran narkotika baik pada saat masa tenang maupun saat pencoblosan berlangsung. Hal ini dilakukan untuk mematahkan anggapan para pelaku narkoba jika polisi saat ini tengah fokus mengamankan Pemilu.
"Ini masa tenang, dianggap polisi semua konsen. Tolong Kasubdit lepas semua anggota ke lapangan. Perintah saya semua anggota Opsnal lepas ke lapangan," kata Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Mukti Juharsa seperti dikutip dalam akun Instagram @narkoba_polri, Rabu (14/2/2024).
Baca Juga: Lebih dari Setahun, Bareskrim Akhirnya Limpahkan Kasus Korupsi Alkes RSUD Surabaya ke Kejagung
Mukti menyebut ada kemungkinan para pelaku narkotika menyebar atau mengedarkan barang haram ke sejumlah wilayah.
"Bukan tidak mungkin, bukan tidak terjadi, inilah saat para bandar, para kurir menyebarkan narkotika," ucap Mukti.
Lebih jauh, mantan Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya ini meminta para jajaran Kasubdit Narkoba di Bareskrim untuk membakar semangat para tim ataupun anggota Narkoba di Bareskrim Polri untuk mencegah peredaran narkotika.
Bareskrim sebar anggota ke lapangan untuk cegah peredaran narkoba di pencoblosan.
Baca Juga: Dilimpahkan KPK, Bareskrim Usut Kasus Suap DID di Pemkot Balikpapan
Dia juga meminta target kepada jajaranya untuk mengungkap kasus narkotika besar pada bulan ini.
"Dianggap polisinya lengah pengamanan Pemilu. Tolong semangatkan lagi para Kasubdit-Kasundit, mulai 1, 2, 3, 4, 5. Semangatkan anggotanya lagi. Gairahkan anggotanya lagi," kata Mukti.
"Saya minta bulan Februari semua Subdit bisa ungkap yang besar," pungkasnya.
Writer: Putri Octavia Saragih
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan