INDOZONE.ID - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) memberikan respon terkait dampak rantai pasok narkoba di tanah air pasca kematian Nemesio Ruben Oseguera Cervantes alias El Mencho, kartel besar di Meksiko. BNN RI sendiri menyebut hal ini berdampak pada pasar narkoba di tanah air.
"Dengan seputar konflik kartel narkoba yang sedang terjadi di Meksiko. Situasi tersebut sedikit banyak berpengaruh terhadap rantai pasok narkotika di Indonesia," kata Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto kepada wartawan seperti dikutip pada Rabu (25/2/2026).
Kendati demikian, Suyudi mengungkap jika para pelaku narkoba di tanah air tetap mencoba mencari alternarif sumber barang mereka.
Baca juga: Profil El Mencho, Bos Kartel Narkoba Paling Diburu Tewas dalam Operasi Militer
"Para bandar di Indonesia rantai pasoknya akan tetap mencari alternatif yang paling ekonomis dan aman untuk mencoba mensupplay narkotika menuju pasar Indonesia," ucap Suyudi.
Suyudi mengungkap jika sejauh ini rantai pasok narkoba di tanah air antara lain melibatkan jaringan internasional utama seperti Golden Triangle, Golden Crescent dan Golden Peacock.
Di sisi lain, mantan Kapolda Banten ini mengungkap jika BNN RI kini sudah mengidentifimasi jaringan narkoba dari Meksiko.
"BNN telah mengidentifikasi jaringan kartel Sinaloa dari Meksiko sebagai ancaman dan mengkonfirmasi adanya penyelundupan narkotika yang terkait dengan jaringan tersebut ke Indonesia," kata Suyudi.
Baca juga: Meksiko Klaim Kondisi Telah Pulih Usai Operasi Militer yang Menewaskan El Mencho
"Rantai pasokannya melibatkan rute internasional yang kompleks sering kali melalui jalur laut. Rantai pasok dan modus operandi meskipun rincian spesifik operasi internal kartel jarang dipublikasikan untuk alasan keamanan," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan