Jumat, 11 JULI 2025 • 15:23 WIB

5 Fakta Jasad Pria Tanpa Kepala dan Alat Kelamin di Kali Ciliwung: Diduga Jadi Santapan Biawak

Author

Ilustrasi jasad. (Freepik)

INDOZONE.ID - Jasad pria ditemukan di Kali Ciliwung, tepatnya Jalan Rawajati Timur II, Pancoran, Jakarta Selatan pada Rabu 9 Juli 2025, pukul 14.00 WIB.

Tak ayal, penemuan jasad ini membuat geger warga sekitar hingga publik Jakarta. Bagaimana tidak, kondisi jasad tersebut ditemukan dalam kondisi tak lengkap, tanpa kepala dan alat kelamin. 

Ilustrasi jasad (Freepik)

Supaya kamu memahami kasus ini dengan lebih menyeluruh, INDOZONE akan menjabarkan fakta-fakta terkininya. Simak penjelasannya di bawah yah!

5 Fakta Jasad Pria Tanpa Kepala dan Alat Kelamin di Kali Ciliwung

1. Evakuasi Jasad Terkendala Sampah yang Menumpuk

Setelah ditemukan, proses evakuasi jasad pria itu mendapatkan kendala berarti karena tumpukan sampah di sekelilingnya. 

Baca juga: Polisi Sebut Jasad Tanpa Kepala di Kali Ciliwung Diduga Dimakan Biawak

Bahkan, proses evakuasi memakan waktu hingga satu jam. Hal itu diungkapkan oleh petugas Gulkarmat Jakarta Selatan, Awal Danu.

"Sampah-sampah yang menumpuk di tebing itu karena dia di belokan sungai, jadi kita mengambilnya butuh waktu lama, kemudian untuk peralatan kami lumayan kesulitan karena ternyata ini korbannya sudah cukup lama," kata Danu.

Danu pun menjelaskan, selain tanpa kepala dan alat kelamin, beberapa organ di jasad tersebut pun sudah hilang.

"Sebagian badan nggak ada organnya. Yang pertama ada kepala bagian belakang, yang kedua alat kelaminnya," paparnya.

2. Warga Puncak Bogor Jasad Itu adalah Kerabatnya

Selanjutnya, beberapa warga dari Puncak, Bogor, Jawa Barat, menduga jasad tanpa kepala itu merupakan kerabatnya yang terseret air ketika mancing. Hal itu diungkapkan oleh Kapolsek Pancoran, Kompol Mansur. 

"Ada beberapa warga dari Puncak menghubungi kita. Bahwa, ada salah satu keluarganya sudah satu minggu ini keseret air lagi mancing, terus kepeleset, terus keseret air lah," kata Kompol Mansur.

Namun, pihak berwajib masih menunggu hasil identifikasi dari jasad tanpa kepala tersebut, untuk tahu identitasnya.

"Ya tinggal di cek, tinggal nunggu cek ini ya ciri-ciri sama golongan darah," kata Mansur.

Ilustrasi jasad (Freepik)

3. Identifikasi Jasad Tanpa Kepala Tak Mudah, Ini Alasannya

Proses identifikasi jasad tanpa kepala ternyata tidak berjalan mudah. Salah satu penghambat adalah jasad tanpa kepala sudah terlalu lama berada di dalam air.

"Iya, makanya diidentifikasi agak susah karena kondisinya itu sudah cukup lama," kata Kompol Mansur.

Karena kondisi tersebut, proses pengambilan darah pun menemukan kesulitan berarti karena tidak mau keluar.

"Cek diambil darahnya juga susah, nggak keluar," ungkap Mansur.

Namun, proses autopsi terus dilakukan oleh tim medis Rumah Sakit Polri Kramat Jati, untuk mengetahui identitas dari pemilik jasad tanpa kepala ini.

"Masih di autopsi di Rumah Sakit Kramat Jati, ya," tuturnya.

Baca juga: Jasad Tanpa Kepala di Kali Ciliwung, Warga Puncak Bogor Klaim Kerabatnya

4. Jasad Tanpa Kepala Diduga Jadi Santapan Biawak

Sementara itu, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, menyebut pihaknya menduga biawak jadi penyebab jasad tersebut kehilangan beberapa bagian tubuh.

"Dugaan sementara dimakan oleh binatang," kata Kompol Murodih.

Dugaan ini diperkuat dengan kondisi jasad, yang dikelilingi banyak biawak, saat proses evakuasi dilakukan.

"Karena saat dilakukan evakuasi di TKP banyak biawak di sekitar badan korban," ucap Murodih.

Lalu, ia pun menjelaskan, bahwa bagian kepala jasad tersebut ada, tetapi hanya sebagian.

"Untuk kepala korban masih ada hanya saja sebagian sudah hilang," kata Murodih.

Perihal identitas dan penyebab kematian, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi dari tim medis.

Ilustrasi jasad. (Freepik)

"Sementara masih menunggu hasil otopsi di RS Polri Kramat Jati," paparnya.

5. Jasad Tanpa Kepala Diduga Pegawai Kemendagri

Teranyar, jasad tanpa kepala itu diduga merupakan pegawai Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Sebab, beberapa orang dari Kemendagri turut menunggu di TKP pada Rabu.

"Ya, kalau kemarin itu ada beberapa temannya (dari Kemendagri) yang datang, yang ikut nunggu di TKP," kata Kompol Mansur, dikutip dari ANTARA, Kamis (11/7/2025).

Korban diduga merupakan pegawai Kemendagri yang hilang saat memancing di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.

Baca juga: Jasad Tanpa Kepala di Kali Ciliwung Sulit Diidentifikasi, Polisi Ungkap Alasannya

Meski sudah ada orang-orang memberikan ciri-ciri fisik dari kerabat yang diduga jasad tanpa kepala itu, polisi belum bisa memastikan. Semua masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

"Walaupun sudah satu dengan yang lain sudah memberikan ciri-ciri, yang satu ada lukanya di lutut, yang satu lagi lukanya di lutut ada dua, terus pakai baju ini dan itu, tapi sampai saat ini kita belum bisa memastikan," ujarnya.

"Namun dari kami belum bisa memastikan, karena ini masih tahap penyelidikan dan memang kondisinya mayatnya sudah seperti itu. Jadi, kita sulit," ucapnya.

Diharapkan, proses autopsi dapat selesai lebih cepat. Jadi, identitas dan penyebab jasad tanpa kepala itu kehilangan nyawa, bisa segera diketahui.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Amatan, Antara

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU