Ilustrasi jenazah. (Freepik/EyeEm)
INDOZONE.ID - Sebanyak dua orang pria di Depok, Jawa Barat (Jabar) diduga dianiaya oknum prajurit TNI AL. Salah satu dari korban meninggal dunia.
Kadispenal Laksma Tunggul tidak menampik ada prajurit TNI AL yang terlibat dalam kasus ini.
"Bahwa benar salah satu dari terduga pelaku adalah oknum anggota TNI AL atas nama Serda M," kata Tunggul kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
Insiden tersebut diketahui terjadi pada Jumat 2 Januari 2026, dini hari WIB, di Kelurahan Sukatani, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Prajurit TNI disebut mencurigai korban karena diduga hendak melakukan transaksi ilegal.
"Peristiwa bermula saat Serda M bersama warga mencurigai, bahwa dua orang yang datang ke wilayah tempat tinggalnya, diduga akan melaksanakan transaksi ilegal. Serda M bersama warga melakukan tindakan kekerasan fisik secara berlebihan," jelasnya.
Baca juga: TNI Kerahkan 15 Batalyon Tambahan, Percepat Pembangunan Jembatan dan Hunian Pascabencana di Sumatera
Imbas dari pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat. Korban sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob. Nahas, satu dari dua korban dinyatakan tewas.
"Satu orang meninggal dunia setelah sempat dibawa ke RS Bhayangkara Brimob, sementara satu korban lainnya mengalami luka berat," tuturnya.
Di sisi lain, Serda M kini tengah menjalani proses etik militer untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saat ini, Serda M sedang menjalani proses pemeriksaan intensif atas perbuatannya secara hukum militer," kata Tunggul.
"TNI AL menyayangkan terjadinya insiden ini dan menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional serta akan mengawal kasus ini hingga tuntas," pungkas Tunggul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan