INDOZONE.ID - Pria asal Kakas Barat, Minahasa, Sulawesi Utara berinisial WFT (22) diketahui sudah beraksi menjalankan akun medsos Bjorka hingga melakukan peretasan sejak tahun 2020 silam.
Selama beraksi, Bjorka mengklaim sudah berhasil meretas 4,9 juta data nasabah bank.
"Pelaku ini bermain di dark web tersebut dimana di dark web tersebut yang bersangkutan sudah mulai mengeksplore sejak tahun 2020," kata Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya AKBP Fian Yunus dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/10/2025).
Selama beraksi, tersangka tidak melulu menggunakan nama Bjorka baik di dark web maupun di media sosial.
Baca juga: Admin Akun Medsos Bjorka-Opposite6890 Berhasil Ditangkap Polda Metro di Sulut!
Selain menggunakan nama Bjorka, tersangka sempat berganti nama menjadi Bjorkanesia, SkyWave, Shint Hunter dan Opposite6890.
"Tujuan pelaku melakukan perubahan nama ini untuk menyamarkan dirinya dengan membuat, menggunakan berbagai macam tentunya email atau nomor telepon atau apapun itu sehingga yang bersangkutan sangat susah untuk dilacak oleh aparat penegak hukum," ungkap Fian.
Kasubdit IV Ditres Siber Polda Metro Jaya, AKBP Herman Edco mengungkap jika motif utama Bjorka ini tidak lain adalah mendapatkan uang dari pemerakan terhadap bank.
Dia mengirim pesan ke pihak bank dengan mengaku sudah berhasil melakukan hack 4,9 juta data nasabah.
"Pelaku ini dengan menggunakan akun X yang mengatasnamakan bjorkanesia itu memposting dengan tampilan salah satu akun nasabah bank swasta dan mengirimkan pesan juga ke akun resmi bank tersebut dan mengklaim bahwa sudah melakukan hack kepada 4,9 juta akun database nasabah," kata Herman.
Ogah memberikan uang sesuai permintaan Bjorka, pihak bank memilih melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian.
Sedangkan dari penelusuran kepolisian sendiri menyebutkan jika motif utama Bjorka murni untuk mendapatkan uang dengan cara pemerasan.
Selain data nasabah bank, Bjorka juga mengklaim meretas data dari perusahaan lainnya yang berada di Indonesia.
Hingga saat ini, Polda Metro Jaya masih terus melakukan pengembangan berkaitan dengan sumber data yang diklaim Bjorka berhasil ia dapatkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan