Ketua MPR RI terpilih 2024-2029 Ahmad Muzani. (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
INDOZONE.ID - Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengingatkan pentingnya sinergi antara lembaga negara dan pemerintah dalam menjalankan agenda nasional.
Menurutnya, jika lembaga-lembaga negara berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi dan dukungan timbal balik, maka pencapaian tujuan bangsa akan terhambat.
“Kalau lembaga negara berjalan sendiri-sendiri dan tidak saling mendukung, maka akan muncul kerentanan institusional. Program pemerintah harus didukung oleh lembaga negara, dan sebaliknya,” tegas Muzani di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Sabtu malam (11/7/2025).
Muzani menyoroti pentingnya kekompakan seluruh elemen negara dalam menghadapi tantangan besar menuju 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada 2045.
Baca juga: Sinergi Polri dan Petani Banyuwangi, Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional lewat Tanam Jagung Massal
Ia menilai bahwa kolaborasi antarlembaga negara akan menjadi kunci dalam menjawab tantangan global dan mempercepat transformasi nasional.
“Tantangan kebangsaan ke depan tidak bisa dihadapi oleh satu lembaga saja. Kita butuh kerja kolektif, komitmen bersama, dan komunikasi lintas institusi untuk memastikan agenda Indonesia Emas 2045 berjalan optimal,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra tersebut.
Lebih lanjut, Muzani juga mengangkat isu yang mulai hangat dibicarakan di kalangan elite nasional: apakah konstitusi Indonesia saat ini masih cukup adaptif dan relevan?
“Ketika Indonesia genap berusia 100 tahun pada 2045, pertanyaannya adalah: apakah konstitusi kita masih relevan? Kita perlu mulai memikirkan konstitusi modern yang bisa menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Pernyataan ini membuka ruang diskusi tentang kemungkinan perlunya amandemen konstitusi secara parsial atau menyeluruh guna menyelaraskan sistem ketatanegaraan dengan realitas global, teknologi, dan dinamika sosial yang terus berkembang.
Ahmad Muzani berharap para pemangku kepentingan dari berbagai sektor, eksekutif, legislatif, yudikatif, dan masyarakat sipil, dapat menjaga semangat kebersamaan dalam menjaga stabilitas dan membangun masa depan bangsa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: ANTARA