Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 10 JULI 2025 • 12:35 WIB

Sinergi Polri dan Petani Banyuwangi, Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional lewat Tanam Jagung Massal

Sinergi Polri dan Petani Banyuwangi, Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional lewat Tanam Jagung MassalPenanaman jagung dilakukan secara simbolis oleh seluruh tamu undangan sebagai wujud sinergi multi pihak dalam mendukung program nasional ketahanan pangan dari daerah 

INDOZONE.ID - Polresta Banyuwangi terus menunjukkan perannya dalam mendukung ketahanan pangan nasional dengan menggelar penanaman jagung serentak di atas lahan milik PTPN I Regional 5 Kalitelepak, Desa Tamansari, Kecamatan Tegalsari, Rabu, 9 Juli 2025. 

Langkah strategis ini sejalan dengan program satu juta hektare jagung yang menjadi bagian dari agenda besar Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Wakapolresta AKBP Teguh Priyo Wasono menegaskan komitmen institusi kepolisian terhadap ketahanan pangan.

Baca juga: Panik Lihat Orang Asing di Kamarnya, Wanita Ini Nekat Lompat dari Lantai 19 Apartemen Kalibata

“Polri mendukung penuh langkah strategis ini sebagai bentuk nyata peran kami dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan, khususnya di sektor jagung,” kata Teguh.

Kelompok Tani Mitra Jaya, yang diketuai H. Supriyadi, menjadi mitra utama dalam pengelolaan lahan seluas 40 hektare. 

Dari jumlah itu, 8 hektare sudah siap dipanen, 8 hektare telah ditanami sebulan lalu, 8 hektare ditanami secara serentak pada hari kegiatan, dan sisanya sebesar 14 hektare akan segera ditanami dalam beberapa waktu ke depan.

Baca juga: Wapres Gibran Kunker ke Klaten, Tebar Benih Ikan dan Kunjungi Sentra Lurik

Menurut Teguh, hasil panen sebelumnya dari kuartal II sudah didistribusikan ke Bulog untuk mendukung cadangan pangan nasional. 

Berdasarkan laporan dari Dinas Pertanian Kabupaten Banyuwangi, produksi jagung mengalami peningkatan signifikan.

Pada semester I tahun 2024, produksi mencapai 122.869,21 ton, dengan kebutuhan domestik 35.132,87 ton. 

Tahun 2025 pada periode yang sama, produksi naik menjadi 148.448,61 ton, sedangkan kebutuhan sedikit menurun menjadi 34.986,87 ton. 

Baca juga: Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya Diperpanjang Tiga Hari demi Optimalisasi Pencarian Korban

Hal ini membuat surplus meningkat tajam menjadi 113.461,74 ton dari sebelumnya 87.736,34 ton.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Humas Polresta Banyuwangi

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Sinergi Polri dan Petani Banyuwangi, Jadi Pilar Ketahanan Pangan Nasional lewat Tanam Jagung Massal

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!