Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr Minta Semua Menteri Mundur, Alasannya Demi Jaga Kekuasaan
INDOZONE.ID - Mengapa Presiden Ferdinand Marcos Jr. meminta seluruh menterinya mundur?
Langkah ini dinilainya sebagai upaya mengatur ulang kekuatan politik, dan menjaga kontrol jelang sisa masa jabatannya yang tinggal tiga tahun.
Permintaan ini datang tak lama setelah pemilihan paruh waktu 12 Mei, di mana koalisi Marcos gagal meraih mayoritas di Senat.
Kekalahan itu membuka celah bagi kekuatan oposisi, terutama dari kubu Sara Duterte, wakil presiden yang kini menjauh dari Marcos.
"Ini bukan bisnis seperti biasa," kata Marcos dalam pernyataannya mengutip Reuters, Sabtu (24/5/2025).
Baca Juga: Politikus AS Ini Minta Gaza Dibom dengan Nuklir, Tuai Kecaman Keras dari Hamas
"Masyarakat telah berbicara, dan kami mendengar mereka, dan kami akan bertindak," lanjutnya.
Pernyataan itu muncul di tengah sorotan tajam terhadap kinerja pemerintah, terutama terkait isu ekonomi dan stabilitas politik.
Namun, kebijakan ini dianggap sebagai sinyal bahwa Marcos ingin menunjukkan ia masih memegang kendali.
"Ia berbicara kepada rakyat, mencoba menyelamatkan modal politik yang tersisa. Saya pikir itulah yang terbaik yang dapat ia lakukan saat ini," ujar Ederson Tapia, profesor dari Universitas Makati.
Duterte Makin Kuat, Marcos Tertekan
Pemilu paruh waktu disebut-sebut sebagai ajang adu kekuatan antara dua nama besar, Marcos dan Duterte.
Kandidat pro-Duterte justru tampil mengejutkan dan melampaui ekspektasi.
Dengan tingkat kepuasan publik terhadap Marcos yang merosot tajam, tekanan pun makin besar.
Survei Pulse Asia mencatat, pada Maret lalu, hanya 25% responden yang menyatakan puas terhadap kinerja Marcos.
Padahal, sebulan sebelumnya, angkanya masih di 42%.
Sementara itu, Sara Duterte masih berada di posisi aman.
Ia mendapat dukungan 59% dalam survei yang sama, jauh di atas Marcos.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters