Korea Selatan Catat Lonjakan Kelahiran dan Pernikahan Tertinggi dalam 12 Tahun Terakhir
INDOZONE.ID - Pada Juli 2024, Korea Selatan mencatat kenaikan kelahiran terbesar dalam hampir 12 tahun, dengan 20.601 bayi lahir pada bulan tersebut, meningkat 7,9% dibandingkan dengan Juli 2023.
Lonjakan ini sebagian disebabkan oleh rendahnya tingkat kelahiran pada tahun sebelumnya dan meningkatnya jumlah pernikahan setelah pandemi COVID-19, yang sempat menunda banyak pasangan untuk menikah.
Pada Juli 2024, jumlah pernikahan mencatat kenaikan tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 1981.
Baca Juga: 4 Fakta Tindakan Balasan Korea Selatan ke Korea Utara Usai Dikirimkan Balon Sampah
Selain itu, jumlah kematian pada Juli 2024 mencapai 28.240 orang, naik 0,4% dibandingkan Juli tahun sebelumnya, mengakibatkan penurunan alami populasi sebesar 7.639 orang.
Di sisi lain, jumlah pernikahan pada Juli 2024 melonjak 32,9% dibandingkan Juli 2023, dengan lebih dari 18.000 pernikahan terjadi.
Hal ini merupakan kenaikan tahunan tertinggi untuk bulan Juli sejak pencatatan dimulai pada 1981 dan lonjakan terbesar dalam 28 tahun terakhir, di mana rekor sebelumnya terjadi pada Januari 1996 dengan kenaikan 50,6%.
Baca Juga: Militer Korut Langgar Perbatasan Antar-Korea, Korsel Beri Peringatan dan Tembakan
Jika tingkat kelahiran saat ini terus berlanjut, Korea Selatan diproyeksikan menjadi masyarakat dengan mayoritas penduduk lanjut usia pada 2072, dengan usia rata-rata meningkat dari 44,9 tahun pada 2022 menjadi 63,4 tahun.
Jumlah penduduk juga diperkirakan akan berkurang signifikan, dari 52 juta saat ini menjadi 36 juta pada 2072.
Meski demikian, peningkatan jumlah pernikahan yang signifikan ini dianggap sebagai sinyal positif oleh pemerintah, karena bisa memicu peningkatan angka kelahiran di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Allkpop.com