INDOZONE.ID - Sebuah jembatan di Provinsi Phu Tho, Vietnam utara, roboh di tengah terjangan dampak hebat dari topan Yagi pada Pada Senin (9/9/2024) pagi.
Insiden detik-detik jembatan roboh terekam melalui kamera dashboard salah satu mobil yang akan melintas.
Jembatan Phong Chau, yang memiliki panjang sekitar 375 meter, ambruk menyebabkan setidaknya 10 kendaraan, termasuk mobil dan sepeda motor, jatuh ke Sungai Merah.
Baca Juga: Presiden Jokowi Perkenalkan Menteri Sosial dan Kepala BNPT Baru
Pihak berwenang melaporkan 13 orang masih dinyatakan hilang setelah insiden tersebut.
WARNING - disturbing footage.
In Vietnam, at least 13 people fell into the Hồng (Red) River after part of Phong Châu Bridge in Phú Thọ was swept away by floodwaters. About 10 vehicles and two motorbikes fell in. Rescue efforts are hindered by fast currents following Typhoon… pic.twitter.com/TUZSnL5EIe— Volcaholic ???? (@volcaholic1) September 9, 2024
Wakil Perdana Menteri Ho Duc Phoc menekankan bahwa belum ada informasi pasti terkait jumlah korban jiwa.
Saat ini, upaya penyelamatan sedang berlangsung, meski sebagian jembatan masih berdiri.
Tim penyelamat juga tengah membangun jembatan sementara untuk memulihkan akses ke area yang terdampak.
Bencana ini terjadi bersamaan dengan dampak besar dari topan Yagi yang menghantam wilayah tersebut sejak Sabtu minggu lalu.
Topan Yogi dikabarkan sebagai yang terkuat dalam beberapa dekade terakhir, menelan sedikitnya 64 korban jiwa di wilayah Vietnam utara, serta menyebabkan banjir dan tanah longsor parah di beberapa provinsi.
Selain kejadian runtuhnya jembatan, satu bus penumpang dengan 20 orang di dalamnya tersapu tanah longsor di provinsi Cao Bang.
Baca Juga: Dilantik Presiden Jokowi Sebagai Mensos, Gus Ipul Berjanji akan Bekerja dengan Sebaik-baiknya
Tim penyelamat mengalami kesulitan dalam menjalankan tugas mereka karena jalanan tertutup material longsor serta curah hujan yang belum mereda.
Perdana Menteri Pham Minh Chinh telah mengumumkan bantuan darurat dan mengarahkan militer untuk mempercepat operasi penyelamatan.
Topan Yagi juga mengakibatkan kerusakan besar di kawasan industri Vietnam utara. Banyak pabrik mengalami gangguan operasional akibat pemadaman listrik dan kerusakan infrastruktur.
Lebih dari lima juta pelanggan listrik terdampak oleh pemadaman, namun sekitar 75 persen jaringan listrik sudah berhasil dipulihkan pada Senin sore.
Baca Juga: Pelajar Tewas Usai Dihajar di Bogor: Pelakunya Kakak Pacar Korban!
Sementara di Haiphong, kota industri yang menampung dua juta jiwa, mengalami kerusakan cukup parah di bagian atap-atap pabrik.
Salah satu yang terdampak adalah pabrik milik LG Electronics dari Korea Selatan, yang mengalami kerusakan besar, namun melaporkan tidak ada korban.
Badan Meteorologi Vietnam terus mengingatkan adanya ancaman banjir dan tanah longsor lebih lanjut, dengan curah hujan dalam 48 jam terakhir mencapai hingga 433 mm di wilayah tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: