Senin, 22 JANUARI 2024 • 11:35 WIB

Putin akan Kunjungi Kim Jong Un di Korea Utara, Ada Apa?

Author

Presiden Rusia Vladimir Putin. (Sputnik/Alexey Nikolsky/Kremlin via REUTERS)

INDOZONE.ID- Presiden Rusian Vladimir Putin sebut akan mengunjungi Pyongyang sesegera mungkin. Kabar ini diumumkan secara langsung oleh kantor berita Negara Korea Utara (KCNA) pada Minggu (21/1/2024) ,setelah Putin bertemu dengan Menteri Luar Negeri Korea Utara, Choi Son Hui, di Rusia pada Selasa kemarin. 

Menurut laporan Reuters, rencana kunjungan Putin ini disebut pertama kalinya pemimpin Rusia ke Korea Utara dalam lebih dari dua dekade. 

Terakhir, Putin pernah mengunjungi Korea Utara pada 2000 untuk bertemu Kim Jong Il, ayah Kim Jong Un.

Juru bicara presiden Rusia, Dmitry Peskov, mengungkap Rusia berharap rencana kunjungan ini terlaksana. Namun sampai saat ini pihaknya belum memastikan kapan Putin berangkat ke Korea Utara.

Baca Juga: Makin Mesra, Rusia-Korea Utara Perdalam Kerja Sama Militer

Namun dalam laporan KCNA berbahasa Korea, Reuters menemukan pihak Korea Utara menyebut Putin akan segera datang ke negaranya. Sedangkan laporan KCNA berbahasa Inggris menyatakan Putin bersedia melakukan kunjungan di tanggal awal.

Selain itu, KCNA juga melaporkan Putin berterima kasih atas tawaran kunjungannya ke Korea Utara, serta kedatangan kementerian luar negeri Korea Utara secara langsung ke Rusia.

Putin juga mengapresiasi dukungan Korea Utara atas aksi militer Rusia di Ukraina. Keduanya juga mengkritik tindakan Amerika dan sekutunya, dalam persoalan hal kedaulatan Korea Utara.

Menurut laporan KCNA, Rusia dan Korea Utara akan bekerja sama dalam menangani situasi regional ini. Keduanya akan bekerja sama sesuai ketentuan piagam PBB dan hukum internasional lainnya. 

Baca Juga: Pemerintah Swedia Umumkan Siap Perang dengan Rusia: Bikin Rakyat Panic Buying dan Anak-anak Ketakutan

Hubungan erat Rusia dan Korea Utara ini nyatanya menimbulkan kekhawatiran di kalangan Amerika dan sekutunya. Amerika mengutuk keduanya karena melakukan perdagangan senjata dan melanggar beberapa resolusi dewan keamanan PBB.

Amerika berspekulasi Korea Utara telah mendukung aksi militer Rusia untuk melawan Ukraina. Sebaliknya, Amerika juga menuding Rusia mendukung pengembangan senjata nuklir serta balistik di Korea Utara.

Penulis: Gina Nurulfadilah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU