INDOZONE.ID - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS), Mike Johnson, mengatakan bahwa AS tidak seharusnya terlibat dalam pembangunan bangsa di Iran.
"Saya pikir itu bukan tugas kami," kata Johnson, seperti INDOZONE sadur dari REUTERS, Rabu (11/3/2026).
Politikus Partai Republik dari Louisiana itu juga mengatakan bahwa meskipun memiliki kekuatan militer memadai, AS tidak mempunyai cukup sumber daya atau keinginan untuk berpartisipasi dalam intervensi terhadap seluruh dunia dan pembangunan bangsa.
Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Dikabarkan Terluka di Kaki
Tanggung jawab AS, lanjut Johnson, adalah untuk memproyeksikan perdamaian lewat kekuatan yang dimiliki. Dia juga mengeklaim bahwa rakyat Iran perlu bangkit untuk melawan pemerintah mereka sendiri.
Pada 28 Februari lalu, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran hingga menyebabkan kerusakan dan korban sipil. Iran membalasnya dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer milik AS di Timur Tengah.
Baca juga: Pentagon: 140 Prajurit Amerika Terluka Sepanjang Serangan ke Iran, 8 Cedera Serius
AS dan Israel awalnya mengklaim serangan mereka itu dilakukan untuk melawan ancaman yang dianggap berasal dari program nuklir Iran. Namun, mereka segera memperjelas bahwa serangan itu dilakukan karena mereka ingin melihat perubahan kekuasaan di Iran.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur pada hari pertama operasi militer AS dan Israel itu. Republik Islam Iran pun menyatakan 40 hari masa berkabung.
Presiden Rusia Vladimir Putin menggambarkan pembunuhan Khamenei itu sebagai tindak pelanggaran sinis terhadap hukum internasional. Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia mengutuk operasi AS-Israel itu dan menyerukan segera dilakukan deeskalasi dan penghentian permusuhan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara