Jumat, 27 FEBRUARI 2026 • 14:23 WIB

Gempuran Israel Tewaskan Lima Polisi Palestina di Gaza

Author

Ilustrasi Anggota pasukan keamanan Palestina (ANTARA FOTO/REUTERS/Mussa Qawasma)

INDOZONE.ID - Lagi-lagi darah bertumpah di Gaza. Dalam serangan drone Israel yang berlangsung semalam hingga Jumat (27/2/2026), sedikitnya lima orang dilaporkan tewas. 

Mereka adalah personel kepolisian Palestina yang bertugas di dua lokasi berbeda: pos polisi di kamp pengungsi Bureij, Gaza tengah, dan kawasan al-Mawasi di Khan Younis, selatan Jalur Gaza.

Sumber medis di Kompleks Medis Nasser, Khan Younis, mengonfirmasi tiga jenazah dan sejumlah korban luka tiba di rumah sakit setelah sebuah pos pemeriksaan polisi di al-Mawasi dihantam rudal. 

Menurut keterangan, serangan terjadi di area yang seharusnya berada di luar kendali militer Israel. Kondisi beberapa korban luka disebut kritis.

Baca juga: 'Perang Terbuka' Pakistan-Afghanistan, Rudal dan Bom Hantam Kota Besar

Di Bureij, dua personel polisi lainnya tewas dalam serangan serupa yang menargetkan pos mereka di pintu masuk kamp pengungsi.

'Kesepakatan Damai Tak Lebih dari Omong Kosong'

Hamas dengan cepat merespons. Juru bicara Hazem Qassem menegaskan serangan berdarah ini membuktikan bahwa Israel tidak punya itikad baik terhadap upaya mediasi yang selama ini berjalan.

"Ini adalah pengabaian terang-terangan terhadap Dewan Perdamaian dan perannya," tegas Qassem dalam pernyataannya. 

Ia menambahkan, meski ada perubahan bentuk dan metode, esensi perang pemusnahan terhadap rakyat Palestina masih terus berlanjut.

Baca juga: Pesan Menyentuh Raja Yordania untuk Presiden Prabowo Subianto: Ramadhan Mubarak, Saudaraku Tersayang

Yang lebih menyakitkan, menurut Hamas, janji-janji negara penjamin untuk menghentikan perang tidak terbukti di lapangan. 

Serangan ini terjadi di tengah fase yang disebut sebagai "gencatan senjata", namun Israel tercatat hampir setiap hari melakukan pelanggaran sejak 10 Oktober lalu.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Aljazeera.com

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU