Jumat, 26 DESEMBER 2025 • 20:35 WIB

Ukraina Serang Kilang Minyak Rusia dengan Rudal Storm Shadow dan Drone Jarak Jauh

Author

Petugas sedang memadamkan kebakaran di kilang minyak Novoshakhtinsk, wilayah Rostov, Rusia, akibat serangan drone. (The Moscow Post)

INDOZONE.ID - Ukraina kembali meningkatkan tekanan terhadap Rusia dengan melancarkan serangan ke sejumlah fasilitas energi strategis. 

Dalam operasi yang berlangsung pada Kamis, 25 Desember 2025, Ukraina serang kilang minyak Rusia menggunakan rudal jelajah Storm Shadow buatan Inggris serta serangan drone jarak jauh yang diproduksi di dalam negeri.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi Kyiv untuk melemahkan infrastruktur yang menopang mesin perang Moskow. 

Baca juga: Delegasi Ukraina Tiba di AS untuk Negosiasi Perdamaian

Sebelumnya, Ukraina telah berulang kali menargetkan fasilitas industri dan energi Rusia yang dinilai krusial bagi suplai bahan bakar militer.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina menyatakan Angkatan Udara mereka menembakkan rudal Storm Shadow ke kilang minyak Novoshakhtinsk di wilayah Rostov, Rusia selatan. Serangan tersebut memicu sejumlah ledakan di area kilang.

Beberapa ledakan tercatat. Sasaran berhasil dihantam,” demikian pernyataan resmi Staf Umum Ukraina melalui Telegram.

Baca juga: Zelenskyy Siap Kerja Sama dengan AS untuk Rumuskan Rencana Akhiri Perang di Ukraina

Kilang Novoshakhtinsk dikenal sebagai salah satu pemasok utama produk minyak di Rusia selatan. Fasilitas ini menyediakan solar dan bahan bakar jet yang digunakan oleh pasukan Rusia dalam konflik di Ukraina. 

Serangan ini sekaligus menyoroti jangkauan rudal Storm Shadow di Rusia, yang mampu menghantam target bernilai strategis jauh di dalam wilayah lawan.

Tak hanya rudal, Ukraina juga mengandalkan serangan drone jarak jauh untuk memperluas tekanan. Dinas Keamanan Ukraina (SBU) mengungkapkan bahwa drone mereka menghantam tangki penyimpanan produk minyak di pelabuhan Temryuk, wilayah Krasnodar.

Selain itu, sebuah pabrik pengolahan gas di wilayah Orenburg, Rusia barat daya, turut menjadi sasaran. Pabrik tersebut disebut sebagai yang terbesar di dunia dan berlokasi sekitar 1.400 kilometer dari perbatasan Ukraina, menunjukkan kemampuan serangan jarak jauh Kyiv yang kian meningkat.

Pemerintah daerah Rusia mengonfirmasi bahwa dua tangki minyak di pelabuhan Temryuk terbakar akibat serangan drone. Markas operasional wilayah Krasnodar menyebut api meluas hingga sekitar 2.000 meter persegi sebelum berhasil dikendalikan.

Menjelang hampir empat tahun perang Rusia-Ukraina, serangan terhadap infrastruktur energi semakin sering terjadi.  Minimnya kemajuan dalam jalur diplomasi membuat kedua pihak mengintensifkan serangan drone dan rudal ke target strategis.

Ukraina secara khusus meningkatkan serangan ke kilang minyak dan fasilitas energi Rusia sejak beberapa bulan terakhir. Tujuannya adalah memangkas pendapatan minyak Moskow, yang menjadi salah satu sumber utama pembiayaan perang.

Selain fasilitas energi, Staf Umum Ukraina juga mengklaim berhasil menyerang sebuah pangkalan udara militer Rusia di kota Maikop, Republik Adygea, di kawasan Kaukasus Utara.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: The Moscow Post

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU