Sabtu, 13 DESEMBER 2025 • 17:35 WIB

Cina Sukses Uji Kereta Barang 35 Ribu Ton Berbasis Sistem Nirkabel, Diklaim Pertama di Dunia

Author

Ilustrasi kereta barang. (freepik/wirestock)

INDOZONE.ID - Cina berhasil menyelesaikan uji coba operasional kereta barang dengan total beban 35ribu ton berbasis sistem kontrol nirkabel, yang diklaim sebagai pertama di dunia. 

Uji coba ini dilakukan di jalur kereta Baoshen, wilayah Mongolia Dalam, dan menandai tonggak baru dalam pengembangan teknologi transportasi rel dan logistik modern.

Uji coba tersebut melibatkan tujuh rangkaian kereta barang, masing-masing berbobot sekitar 5 ribu ton, yang dioperasikan secara bersamaan dalam satu formasi. 

Berbeda dari metode konvensional, rangkaian ini tidak disatukan dengan sambungan mekanis, melainkan dikendalikan melalui sistem sinyal dan kontrol pintar berbasis nirkabel yang mampu menyinkronkan akselerasi serta pengereman secara presisi.

Baca juga: Plester di Tangan Trump Jadi Sorotan, Ini Penjelasan Gedung Putih

Teknologi ini dikembangkan secara mandiri oleh Cina Shenhua Energy Co bersama sejumlah institusi riset. 

Sistem kendali tersebut memungkinkan seluruh rangkaian kereta bergerak serempak tanpa tabrakan maupun pemisahan, meski membawa beban ekstrem. 

Inovasi ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi dan keselamatan dalam pengangkutan barang skala besar.

Seorang profesor dari Universitas Tongji menilai capaian ini sebagai lompatan signifikan. 

Ia menyebut teknologi kendali kereta berat Cina dibangun di atas fondasi sistem kontrol kereta cepat yang telah matang dan kini berada di “tingkat terdepan di dunia.”

Baca juga: Bertemu Prabowo, Putin Tawarkan Kerja Sama Pertanian hingga Pengembangan Nuklir

Selain menjadi pencapaian teknis, keberhasilan uji coba ini juga membawa dampak strategis. 

Dengan teknologi tersebut, kapasitas angkut kereta barang dapat ditingkatkan lebih dari 50 persen tanpa harus membangun jalur rel baru. 

Hal ini dinilai penting untuk mendukung kebutuhan logistik nasional, khususnya pengangkutan energi dan komoditas industri.

Ke depan, sistem kendali nirkabel ini berpotensi diterapkan lebih luas, tidak hanya pada kereta barang berat, tetapi juga pada jaringan kereta konvensional, transit perkotaan, hingga kereta berkecepatan tinggi. 

Cina menilai terobosan ini akan memperkuat posisinya dalam persaingan global di bidang teknologi transportasi rel dan inovasi logistik.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Globaltimes.com

TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU