Selasa, 21 OKTOBER 2025 • 11:54 WIB

Di Tengah Gencatan Senjata, Netanyahu Akui Israel Kembali Serang Gaza dengan 153 Ton Bom

Author

Israel kembali serang Gaza. (REUTERS/Stringer)

INDOZONE.ID - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengakui pihaknya kembali menyerang Jalur Gaza dengan menjatuhkan 153 ton bom. Serangan ini dilakukan Israel di tengah perjanjian gencatan senjata yang belum lama ini disepakati.

Hal ini disampaikan Netanyahu dalam pembukaan sidang musim dingin parlemen Israel, Knesset, di mana ia berulang kali mendapat interupsi dari anggota parlemen oposisi yang memprotes kebijakan pemerintahannya.

"Selama gencatan senjata, dua tentara gugur… Kami menyerang mereka dengan 153 ton bom dan menargetkan puluhan lokasi di seluruh Jalur Gaza,” kata Netanyahu.

Baca juga: Benjamin Netanyahu Pastikan Kembali Maju di Pemilu 2026, Pede Bakal Menang Lagi

Kantor media pemerintah Gaza melaporkan bahwa sejak gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat mulai berlaku pada 10 Oktober, pasukan Israel telah melakukan 80 pelanggaran. 

Di mana sedikitnya 97 warga Palestina tewas termasuk 44 orang pada Minggu (19/10/2025) dan 230 lainnya mengalami luka-luka.

Israel menuding Hamas menyerang pasukannya di Kota Rafah, Gaza bagian selatan. Namun, Hamas membantah tuduhan itu dan menegaskan tetap berkomitmen pada perjanjian gencatan senjata.

Kesepakatan yang diumumkan pada 10 Oktober itu merupakan bagian dari rencana bertahap yang diajukan Presiden AS Donald Trump. Tahap awal mencakup pembebasan sandera Israel dengan imbalan pembebasan tahanan Palestina, serta rencana rekonstruksi Gaza dan pembentukan pemerintahan baru tanpa keterlibatan Hamas.

Baca juga: Israel Setujui Gencatan Senjata dengan Hamas di Gaza, Benjamin Netanyahu Buka Suara

Sejak konflik pecah pada Oktober 2023, serangan Israel yang disebut banyak pihak sebagai tindakan genosida telah menewaskan lebih dari 68.200 orang dan melukai lebih dari 170.200 warga Palestina, berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Anadolu

Author
TERPOPULER
TAG POPULER
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU