INDOZONE.ID - Mahkamah Agung India selidiki Vantara, kebun binatang pribadi milik Anant Ambani, putra dari miliarder Mukesh Ambani.
Penyelidikan ini dilakukan setelah muncul tuduhan impor satwa ilegal serta dugaan penyalahgunaan dana yang menyeret nama pewaris Reliance Industries tersebut.
Kebun binatang bernama Vantara, yang dipromosikan sebagai pusat penyelamatan satwa liar terbesar di dunia, terletak di Gujarat, India bagian barat.
Baca juga: India Uji Coba Rudal Balistik Agni-5 Berkemampuan Nuklir
Menurut Otoritas Kebun Binatang India, fasilitas ini menampung lebih dari 200 gajah, 50 beruang, 160 harimau, 200 singa, 250 macan tutul, hingga 900 buaya.
Meski diklaim sebagai pusat konservasi, banyak pihak menilai Vantara lebih menyerupai koleksi pribadi. Para aktivis mempertanyakan alasan Mahkamah Agung selidiki Vantara, karena selain isu lingkungan, lokasi kebun binatang itu berada di kawasan panas dekat kilang minyak, tanpa rencana jelas untuk melepasliarkan satwa kembali ke alam.
Laporan media asing seperti Suddeutsche Zeitung pada Maret 2025 menyebut Vantara telah mengimpor sekitar 39 ribu satwa pada 2024 dari Kongo, Uni Emirat Arab, hingga Venezuela. Puluhan gajah juga dipindahkan dengan truk khusus dari berbagai wilayah India.
Baca juga: Pakistan Bentuk Pasukan Rudal Baru, Perkuat Pertahanan di Tengah Ketegangan dengan India
Fakta ini memunculkan tuduhan terhadap kebun binatang milik Anant Ambani bahwa pengelolaannya tidak sesuai dengan aturan konservasi satwa.
Pada Senin (25/8), pengadilan tinggi India membentuk panel khusus yang dipimpin hakim pensiunan untuk menelusuri kasus hukum Anant Ambani soal kebun binatang miliknya.
Fokus penyelidikan meliputi dugaan kepemilikan ilegal gajah, pelanggaran regulasi satwa liar, hingga indikasi pencucian uang.
“Diperlukan penilaian independen dan faktual,” tegas Mahkamah Agung dalam putusannya.
Panel ini juga diminta menilai apakah iklim Gujarat cocok bagi satwa, serta menyelidiki keluhan bahwa Vantara hanya dijadikan simbol prestise keluarga Ambani.
Pihak pengelola menyatakan akan bekerja sama penuh dengan tim investigasi.
“Misi kami tetap berfokus pada penyelamatan, rehabilitasi, dan perawatan satwa. Kami berkomitmen pada transparansi serta kepatuhan hukum,” tulis pernyataan resmi Vantara.
Kasus ini semakin menyita perhatian publik karena Vantara sebelumnya menjadi lokasi pesta pernikahan mewah Anant Ambani dengan Radhika Merchant pada 2024.
Acara itu disebut sebagai salah satu pernikahan termegah di India, bahkan menghadirkan penampilan eksklusif Rihanna, Justin Bieber, dan Katy Perry.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Times Of India