INDOZONE.ID - Thailand tengah dihebohkan oleh kasus pemerasan yang melibatkan seorang wanita bernama Wilawan Emsawat.
Perempuan tersebut dituduh merayu sembilan biksu Buddha untuk melakukan hubungan intim, lalu menggunakan bukti berupa rekaman dan foto sebagai alat pemerasan.
Menurut laporan kepolisian, Wilawan berhasil mengumpulkan dana sekitar 385 juta baht atau lebih dari €10 juta selama tiga tahun dari para korban yang rata-rata merupakan pemuka agama Buddha.
Baca juga: Israel Serang Gereja di Gaza, Paus Leo XIV Serukan Gencatan Senjata
Ia ditangkap di rumahnya di Nonthaburi, sebuah wilayah di utara Bangkok, dan dikenai tuduhan pemerasan, pencucian uang, serta penerimaan barang hasil kejahatan.
Polisi menyatakan bahwa Wilawan kemungkinan besar memiliki rekam jejak dalam menjalin hubungan dengan sejumlah biksu secara sistematis.
“Wilawan belum memberikan komentar sejak penangkapannya, dan tidak jelas apakah ia memiliki perwakilan hukum,” ujar pihak kepolisian.
Baca juga: Israel Serang Satu-satunya Gereja Katolik di Gaza, 2 Tewas dan Pastor Terluka
Sebelum resmi ditangkap, Wilawan sempat berbicara kepada media setempat dan mengaku menjalin hubungan dengan para biksu tersebut.
Ia juga menyatakan bahwa dirinya memberikan uang kepada mereka sebagai bentuk kebaikan.
Namun, dampak dari skandal ini jauh lebih besar daripada dugaan awal.
Baca juga: Israel Bombardir Suriah, Klaim Lindungi Druze di Sweida; Suriah: Ini Agresi Terang-terangan!
Dugaan pelanggaran terhadap aturan selibat biksu Buddha memicu kemarahan publik dan membuat reputasi lembaga-lembaga agama Buddha di Thailand dipertaruhkan.
“Pelanggaran selibat mengejutkan Thailand,” begitu bunyi pernyataan dari pihak berwenang terkait kasus ini.
Berdasarkan hasil penyelidikan Biro Investigasi Pusat Kepolisian Kerajaan Thailand, setidaknya sembilan biksu berpangkat tinggi dan kepala biara sudah dicopot dari jabatannya serta diusir dari komunitas keagamaan.
Meski skandal melibatkan biksu bukanlah hal yang asing di Thailand, keterlibatan biksu-biksu senior menjadikan kasus ini sangat luar biasa.
Baca juga: Israel Serang Damaskus, Tuduh Rezim Baru Suriah Ancaman Terselubung
Peristiwa ini juga mengungkap kenyataan lain yang mengejutkan: Adanya aliran dana besar yang masuk ke kuil dan dikelola oleh para kepala biara.
Wakil Komisaris Jaroonkiat Pankaew menjelaskan bahwa penyidikan kasus ini dimulai setelah seorang kepala biara dari kuil besar di Bangkok tiba-tiba menghilang tanpa kabar.
Lebih dari sekadar skandal seks, kasus ini menjadi potret buram institusi keagamaan yang semestinya menjadi teladan moral.
Baca juga: Serangan Udara Israel ke Damaskus Timbulkan Ancaman Balasan dari Suriah
Dengan nilai uang yang begitu besar dan nama-nama besar yang terlibat, masyarakat Thailand kini menuntut reformasi serta pengawasan ketat terhadap komunitas keagamaan di negeri mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Euronews.com