Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 11 FEBRUARI 2025 • 10:05 WIB

Radar Canggih Pendeteksi Burung dan Kamera Termal: Langkah Korea Selatan Cegah Kecelakaan Usai Tragedi Jeju Air

Radar Canggih Pendeteksi Burung dan Kamera Termal: Langkah Korea Selatan Cegah Kecelakaan Usai Tragedi Jeju AirPara tim bekerja di lokasi pesawat Jeju Air Boeing 737-800 yang jatuh dan terbakar di Bandara Internasional Muan, Korea Selatan pada tanggal 3 Januari 2025. (Foto: YONHAP News)

INDOZONE.ID - Seluruh bandara di Korea Selatan akan mewajibkan pemasangan kamera pendeteksi burung dan radar pencitraan termal buntut kecelakaan pesawat pada Desember lalu yang menewaskan 179 orang. Penerapan ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026.

Penyelidik mengungkapkan bahwa sekitar seminggu yang lalu mereka menemukan bukti adanya tabrakan dengan burung pada pesawat Boeing 737-800, dengan bulu dan noda darah terdapat di mesin pesawat.

Penyelidikan atas kecelakaan pesawat paling mematikan di Korea Selatan ini, masih berlangsung hingga saat ini. Penyelidikan akan berfokus pada tabrakan dengan burung serta struktur beton di ujung landasan pacu yang ditabrak pesawat setelah melakukan pendaratan darurat.

Baca Juga: Kotak Hitam Pesawat Jeju Air Berhenti Merekam Sebelum Menabrak Tembok Pembatas

"Radar deteksi burung akan dipasang di semua bandara untuk meningkatkan deteksi dini burung yang berada di kejauhan serta meningkatkan kemampuan respons pesawat," kata Kementerian Pertanahan dalam pernyataannya pada Kamis (6/2).

Radar deteksi burung mampu mendeteksi ukuran burung dan jalur pergerakannya, kemudian mengirimkan informasi tersebut kepada petugas lalu lintas udara.

Radar Canggih Pendeteksi Burung dan Kamera Termal: Langkah Korea Selatan Cegah Kecelakaan Usai Tragedi Jeju AirPenutup terpal menyelimuti reruntuhan pesawat Jeju Air Boeing 737-800, yang pada 29 Desember lalu jatuh dan terbakar di Bandara Internasional Muan, sekitar 288 kilometer barat daya Seoul.

Kementerian juga menambahkan bahwa semua bandara harus dilengkapi dengan setidaknya satu kamera pencitraan termal.

Hingga saat ini, hanya ada empat bandara di Korea Selatan yang memiliki kamera pencitraan termal. Namun, tidak diketahui apakah di antaranya ada yang sudah memiliki radar pendeteksi burung.

Baca Juga: Menteri Transportasi Korea Selatan Ingin Mundur, Bentuk Tanggung Jawab atas Kecelakaan Jeju Air

Tempat-tempat yang menarik burung, seperti tempat sampah juga harus dipindahkan dari area sekitar bandara.

Bulan lalu, Korea Selatan mengumumkan bahwa tujuh bandara akan menyesuaikan area keselamatan landasan pacu mereka setelah dilakukan peninjauan terhadap semua bandara di negara itu pasca-kecelakaan.

Para ahli keselamatan udara mengatakan bahwa korban akan lebih sedikit jika tidak ada struktur beton yang ditabrak pesawat Jeju Air setelah melakukan pendaratan darurat.


Radar Canggih Pendeteksi Burung dan Kamera Termal: Langkah Korea Selatan Cegah Kecelakaan Usai Tragedi Jeju AirBanner Z Creators.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: BBC News

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Radar Canggih Pendeteksi Burung dan Kamera Termal: Langkah Korea Selatan Cegah Kecelakaan Usai Tragedi Jeju Air

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!