Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 21 JANUARI 2025 • 09:40 WIB

Menteri Pertahanan Suriah Tolak Usulan Kurdi Bentuk Blok Militer Sendiri

Menteri Pertahanan Suriah Tolak Usulan Kurdi Bentuk Blok Militer SendiriMenteri Pertahanan Suriah Murhaf Abu Qasra.

INDOZONE.ID - Menteri Pertahanan Suriah yang baru, Murhaf Abu Qasra, menyebut sikap pejuang Kurdi yang mempertahankan blok mereka sendiri dalam angkatan bersenjata Suriah merupakan tindakan yang tidak tepat.

Dilansir dari Reuters di Kementerian Pertahanan di Damaskus, Murhaf Abu Qasra mengatakan pejuang Kurdi yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Suriah (SDF), menunda-nunda penanganan masalah yang rumit tersebut.

SDF yang membentuk zona semi-otonom melalui 14 tahun perang saudara, telah berunding dengan pemerintahan baru di Damaskus, yang dipimpin oleh mantan pemberontak yang menggulingkan Presiden Bashar al-Assad pada 8 Desember.

Melalui wawancaranya dengan channel Asheaq Arab Saudi, panglima SDF, Mazloum Abdi, mengatakan salah satu tuntutan utama mereka adalah pemerintahan yang terdesentralisasi.

SDF terbuka untuk berintegrasi dengan Kementerian Pertahanan, namun sebagai blok militer dan tanpa pembubaran.

Abu Qasra tidak setuju dan menolak usulan tersebut dengan suatu alasan.

Baca Juga: Intelijen Suriah Gagalkan Upaya ISIS Ledakkan Tempat Suci Syiah

"Mereka akan masuk ke Kementerian Pertahanan dalam hierarki Kementerian Pertahanan, tetapi mereka meminta untuk tetap menjadi blok militer di dalam Kementerian Pertahanan. Tidak benar ada blok seperti itu dalam sebuah lembaga besar," katanya.

Menurutnya, salah satu prioritas menteri sejak menjabat adalah menyatukan faksi-faksi anti-Assad ke dalam komando terpadu.

Namun, melakukan hal itu dengan SDF terbukti sulit. AS menganggap kelompok SDF sebagai sekutu utama untuk melawan kelompok ISIS.

Berbeda dengan negara tetangga, Turki, yang menganggapnya sebagai ancaman keamanan nasional.

Abu Qasra mengatakan dia sudah bertemu dengan para pemimpin SDF. Namun ia menuduh mereka menunda-nunda perundingan mengenai integrasi SDF.

Abu Qasra juga mengatakan menggabungkan mereka ke dalam Kementerian Pertahanan seperti faksi-faksi bekas pemberontak lainnya adalah hak negara Suriah.

Abu Qasra diangkat menjadi pemerintahan transisi sekitar dua minggu setelah Hayat Tahrir al-Sham, kelompok Islam tempat dia bergabung, memimpin serangan yang menggulingkan Assad.

Baca Juga: Ketegangan dengan Iran Memanas Setelah Israel Melakukan Serangan Udara di Suriah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Menteri Pertahanan Suriah Tolak Usulan Kurdi Bentuk Blok Militer Sendiri

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!