Ilustrasi Gelombang Panas Ekstrem
INDOZONE.ID - Gelombang panas ekstrem yang melanda India dalam beberapa pekan terakhir telah menyebabkan 77 orang meninggal dunia dan memicu kekhawatiran besar di tengah musim panas yang terik.
Suhu di beberapa wilayah bahkan mencapai 52,9 derajat Celcius, salah satu yang tertinggi yang pernah tercatat di negara India.
Gelombang panas ini melanda berbagai wilayah di India, termasuk ibu kota New Delhi dan Rajasthan. Daerah yang paling parah terkena dampak gelombang panas ini adalah negara bagian Rajasthan, Gujarat, dan Madhya Pradesh.
Baca Juga: Tragis! Siswi SD Tewas Dibakar Teman di Sekolah, Hingga Meninggal Dunia
Di Rajasthan, 41 orang telah meninggal dunia akibat sengatan panas, sementara di Gujarat dan Madhya Pradesh masing-masing tercatat 23 dan 13 korban jiwa.
Gelombang panas ekstrem ini yang membawa dampak dahsyat, seperti gagal panen, kesulitan bekerja, penutupan sekolah, dan masalah kesehatan.
Pemerintah India telah mengambil langkah-langkah untuk mengatasi situasi ini, termasuk membuka tempat-tempat penampungan darurat dan mendistribusikan air minum kepada masyarakat yang terkena dampak.
Namun, banyak pihak yang menilai bahwa upaya tersebut masih belum memadai untuk menangani krisis kemanusiaan ini.
Baca Juga: Cara Cek KTP Terdaftar di Pinjol dengan Mudah
Gelombang panas di India ini merupakan salah satu contoh nyata dari dampak perubahan iklim. Kenaikan suhu global telah menyebabkan cuaca ekstrem seperti gelombang panas menjadi lebih sering dan parah, dengan konsekuensi yang fatal bagi manusia dan lingkungan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram/lambe_turah