Bendera Arab Saudi. (REUTERS/Huseyin Aldemir)
INDOZONE.ID - Arab Saudi membantu Israel untuk mempertahankan negaranya ketika diserang Iran. Kenapa negara Arab itu justru mendukung Israel yang telah menumpahkan darah di Palestina?
Beberapa negara Timur Tengah telah dilaporkan memberikan informasi intelijen terkait serangan Iran ke Israel. Hal ini membuat Israel justru waspada terhadap serangan balasan dan mempersiapkan pertahanan untuk menghancurkan rudal dari Teheran, Iran.
Diperkirakan ada sekitar 7 negara Teluk yang telah memberikan informasi ini ke AS terkait serangan balasan, termasuk Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Baca Juga: Dinilai Tak Ada Iktikad Baik, Korban Diserempet Fortuner Berpelat TNI di Japek Lapor Polisi
"Beberapa negara Teluk ini telah memberikan informasi penting yang merupakan kunci keberhasilan langkah-langkah pertahanan udara, yang hampir seluruhnya untuk menggagalkan serangan besar-besaran tersebut," kata pejabat Saudi, AS, dan Mesir, dikutip dari The Jerusalem Post.
"Kerja sama ini telah dipelopori oleh AS, yang selama bertahun-tahun telah berupaya membentuk kemitraan militer informal untuk melawan ancaman dari Iran," lanjutnya.
Pada Sabtu dan Minggu pekan lalu, Iran memang telah meluncurkan serangan balasan dengan mengirimkan ratusan rudal balistik bersama drone ke Israel.
Pada Minggu pagi, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) didukung oleh AS dan sekutu lainnya, memastikan bahwa ada sekitar 99% ancaman yang telah masuk dan diredam.
Serangan ke Israel ini telah terjadi setelah Teheran melakukan sumpah untuk membalas dendam 7 anggota Korps Garda Revolusi Islam, termasuk 2 jenderal yang tewas dalam serangan udara yang dilakukan oleh Israel, terhadap konsulat Damaskus pada 1 April 2024.
Terdapat laporan yang mengungkapkan terkait ruang lingkup kegiatan bersama yang mencakup negara yang tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel.
"Peran penuh yang telah dimainkan oleh Arab Saudi dan pemerintahan penting Arab lainnya masih dirahasiakan," bunyi laporan tersebut.
Baca Juga: Pemobil Arogan yang Viral Pakai Pelat TNI di Japek Ditangkap
"Setelah serangan tanggal 1 April dan ancaman balasan dari Iran, para pejabat AS sekarang mulai mendesak pemerintah negara-negara Arab untuk memberikan informasi intelijen mengenai rencana balas dendam Iran dan meminta bantuan untuk mencegah serangan tersebut," ucap pejabat Saudi dan Mesir.
Pada mulanya, Arab Saudi merasa ragu untuk membantu Israel yang berkonflik dengan Iran, untuk menghadapi serangan balasan. Akan tetapi beberapa pihak merasa khawatir karena dianggap membantu Israel juga ditengah melawan Hamas di jalur Gaza.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Jerusalem Post