Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 27 FEBRUARI 2024 • 10:25 WIB

Mundur dari Jabatan PM Palestina, Shtayyeh Dukung Rencana Pembentukan Pemerintahan Baru

Mundur dari Jabatan PM Palestina, Shtayyeh Dukung Rencana Pembentukan Pemerintahan BaruPerdana Menteri Palestina Mohammad Ibrahim Shtayyeh. (Wikipedia)

INDOZONE.ID - Perdana Menteri Palestina, Mohammad Ibrahim Shtayyeh tiba-tiba mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya sebagai upaya dukungan pembentukan pemerintahan baru di Palestina.

Pengunduran ini terjadi setelah kekerasan di wilayah yang ia kelola,Tepi Barat terus meningkat seiring dengan kondisi Gaza yang terus memburuk.

"Keputusan untuk mengundurkan diri datang mengingat eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya di Tepi Barat dan Yerusalem dan perang, genosida dan kelaparan di Jalur Gaza," jelas Shtayyeh yang dikutip dari Al Jazeera pada Senin (26/2/2024). 

Baca Juga: PM Palestina Mohammad Shtayyeh Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Oleh karena itu, Shtayyeh memutuskan mengundurkan diri dan berharap jalan barunya ini bisa membuka peluang pembentukan kekuatan politik baru bagi Palestina sehingga bisa memimpin sepenuhnya di Gaza. 

"Saya melihat bahwa tahap berikutnya dan tantangannya membutuhkan pengaturan pemerintahan dan politik baru yang mempertimbangkan realitas baru di Gaza," ujar Shtayyeh. 

Shtayyeh juga mendukung kesepakatan antar kelompok politik di Palestina serta memperluas kekuasaan secara penuh di seluruh wilayah Palestina. 

Baca Juga: Balas Serangan Palestina, Israel Berencana Bangun 3.300 Rumah Ilegal di Tepi Barat

"Perlunya konsensus Palestina-Palestina berdasarkan persatuan Palestina dan perluasan kesatuan otoritas atas tanah Palestina," kata Shtayyeh.

Pengunduran Shtayyeh ini sudah diterima oleh Presiden Palestina, Mahmoud Abbas. Namun pihaknya masih menahan Shtayyeh untuk tetap berada di kabinetnya sampai penunjukkan penggantinya telah ada.

Penulis: Gina Nurulfadilah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Al Jazeera

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Mundur dari Jabatan PM Palestina, Shtayyeh Dukung Rencana Pembentukan Pemerintahan Baru

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!