Perdana Menteri Gabriel Attal (kiri), Presiden Prancis Emmanuel Macron (kanan).
INDOZONE.ID - Presiden Prancis Emmanuel Macron menunjuk Perdana Menteri baru, yakni Gabriel Attal yang berusia 34 tahun pada Selasa (9/1/2024).
Macron berusaha memberikan kehidupan baru ke dalam mandat keduanya menjelang pemilihan parlemen Eropa.
Langkah ini tidak serta merta menyebabkan perubahan politik yang besar, namun menandakan keinginan Macron untuk mencoba melakukan reformasi pensiun dan meningkatkan peluang partainya yang berhaluan tengah dalam pemilu Uni Eropa pada Juni 2024 nanti.
Dalam jajak pendapat, partai berkuasa yang dipimpin Marco tertinggal dengan selisih delapan hingga sepuluh poin persentase dari partai sayap kanan, Marine Le Pen dengan selisih delapan hingga sepuluh poin persentase.
Baca Juga: Mengenal Marlène Schiappa, Menteri Prancis yang Bikin Heboh Usai Jadi Cover Majalah Playboy
Gabriel Attal menggantikan Elisabeth Borne (62), wanita kedua yang memegang posisi tersebut di Prancis. Seorang teknokrat yang patuh dan pekerja keras. Masa jabatannya selama satu setengah tahun ditandai dengan protes berbulan-bulan atas perombakan dana pensiun dan kerusuhan atas penembakan polisi terhadap seorang remaja keturunan Afrika utara.
Hasil survei menunjukkan, bahwa Gabriel Attal merupakan salah satu politisi paling populer di Prancis dalam beberapa bulan terakhir. Attal terkenal dalam politik Prancis sebagai juru bicara pemerintah selama pandemi COVID-19. Ia juga mendapatkan reputasi yang baik sebagai komunikator ulung.
"@GabrielAttal yang terhormat, saya tahu saya dapat mengandalkan energi dan komitmen kamu untuk melaksanakan proyek revitalisasi dan regenerasi yang saya umumkan,” tulis Macron di platform media sosial X, seperti dikutip Rabu (10/1/2024).
Cuitan Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk Perdana Menteri Gabriel Attal.
Gabriel Attal menjadi Perdana Menteri termuda Prancis dan Perdana Menteri pertama yang menyatakan diri sebagai gay secara terang terangan.
Baca Juga: Setelah Jibab, Kini Prancis Larang Siswi Muslim Pakai Abaya di Sekolah
Usia gabungan dia dan Macron sedikit di bawah Joe Biden, yang mencalonkan diri untuk kedua kalinya dalam pemilihan presiden AS tahun ini.
Namun anggota parlemen Patrick Vignal, yang berasal dari partai Renaisans Macron, mengatakan bahwa Gabriel Attal sedikit mirip dengan Macron tahun 2017, merujuk pada saat presiden pertama kali menjabat sebagai pemimpin termuda dalam sejarah Prancis modern, yang pada saat itu merupakan pemimpin populer.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Reuters