Efek kebakaran dari ledakan stasiun pengisian LPG di Kabupaten Pyeongchang
INDOZONE.ID - Sebuah stasiun pengisian Liquefied Petroleum Gas (LPG) di Kabupaten Pyeongchang, Provinsi Gangwon, Korea Selatan, telah meledak pada hari Senin lalu (01/01/24) sekitar pukul 20.41 waktu setempat.
Akibat dari kobaran api yang telah membesar, membuat 117 petugas pemadam kebakaran yang ditugaskan baru bisa memadamkan api setelah sekitar tiga jam lamanya, sekitar pukul 23.54.
Ledakan terjadi kuat diduga karena adanya kebocoran gas yang terjadi saat transfer dari tangki gas menuju kendaraan transportasi.
Baca Juga: Presiden Maldives Diundang Xi Jinping ke China untuk Bahas Relasi Multidimensional
Setelah ledakan, api kemudian menyebar pada berbagai lokasi sekitar stasiun pengisian LPG, termasuk tempat pencucian mobil, rumah warga, dan pusat peralatan ternak ikut terbakar.
Seorang saksi menyatakan mendengar suara ledakan dari stasiun pengisian LPG dan merasakan gelombang kejut dari lantai.
“Terdapat beberapa ledakan dan gelombang kejut dari lantai," jelas seorang saksi.
Setelah insiden terjadi, otoritas setempat mengirimkan pesan darurat kepada warga sekitar untuk evakuasi diri menuju lokasi yang aman. Sebanyak 25 warga dievakuasi di Balai Desa Bekokpo-ri dan Balai Desa Jangpyeong 2-ri.
Pasukan militer berencana untuk memberikan bantuan kepada warga tersebut. Dilaporkan total korban sebanyak lima orang terluka akibat dari ledakan yang terjadi pada Senin malam kala itu.
Menurut Kantor Pemadam Kebakaran Provinsi Gangwon, dua dari lima korban A (36) dan B (63) menderita luka bakar parah di sekujur tubuh, namun saat ini sudah dalam kondisi yang stabil dan tiga orang korban lainnya menderita luka bakar ringan. Sedangkan 14 bangunan dan mobil rusak akibat dari kebakaran setelah ledakan terjadi.
Baca Juga: Dorong Produktivitas Pertanian di Lombok Barat, Relawan Ganjar-Mahfud Berikan Bantuan Alat Tani
Badan Forensik Nasional, Perusahaan Keamanan Gas Korea, polisi, dan otoritas pemadam kebakaran setempat melakukan investigasi gabungan pada hari berikutnya, Selasa (02/01/24), di stasiun pengisiain LPG yang meninggalkan bekas pembakaran selebar 300 meter dari pusat ledakan.
Writer: Ananda Fachreza Lubis
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Korea Herald