INDOZONE.ID - Pemerintah Jepang menetapkan aturan baru untuk mengatasi rendahnya angka kelahiran.
Mulai tahun 2025 jika satu keluarga di Jepang memiliki 3 anak maka biaya kuliah bagi semua anaknya akan gratis.
Dilansir dari Asahi Shimbun Jepang, Pemerintah Jepang telah mengkonfirmasi kebijakan untuk menyediakan pendidikan perguruan tinggi gratis dan meningkatkan tunjangan anak untuk rumah tangga dengan jumlah tiga anak atau lebih.
Biaya yang digratiskan pemerintah tidak hanya untuk universitas, tapi juga perguruan tinggi teknik dan sekolah teknik.
Hingga saat ini pemerintah Jepang telah membebaskan biaya kuliah hanya untuk keluarga kurang mampu yaitu keluarga dengan pendapatan tahunan kurang dari 3,8 juta Yen (sekitar Rp408 juta rupiah). Namun mulai tahun 2025 tidak akan ada batasan pendapatan.
Selain itu ada insentif tambahan bantuan uang bagi keluarga kurang mampu. Untuk anak pertama sebesar 44.000 Yen (Rp4,7 rupiah), anak kedua mendapatkan 54.000 Yen
(Rp5,8 juta rupiah), dan anak ketiga 65.000 Yen (Rp7 juta rupiah).
Langkah-langkah ini diambil karena angka kelahiran yang rendah di Jepang sudah menjadi masalah sosial serius.
Baca Juga: Sekjen Kemnaker Tindaklanjuti Pelaksanaan MoC Bidang Ketenagakerjaan dengan Gubernur Miyagi Jepang
Menurut Kantor Statistik Nasional Jepang, jumlah bayi yang lahir di Jepang pada paruh pertama 2023 ini sebanyak 352.240 bayi, turun 4,1 persen dibandingkan periode yang sama di 2022.
Tingkat kelahiran total tahun ini diperkirakan lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
Hal itulah yang membuat pemerintah Jepang akhirnya membuat peraturan ini untuk menjadi solusi.
Writer: Putri Octavia Saragih
Konten ini adalah kiriman dari Z Creators Indozone.Yuk bikin cerita dan konten serumu serta dapatkan berbagai reward menarik! Let's join Z Creators dengan klik di sini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Naver