Wajah penembak Donald Trump. (REUTERS/Jonathan Ernst/Truth Social/Donald Trump)
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membagikan wajah pelaku yang mencoba menembaknya saat menghadiri acara White House Correspondents' Dinner di Washington, Sabtu (25/4/2025) malam waktu setempat.
Wajah pelaku dibagikan Trump di akun media sosialnya, Truth Social. Trump mengatakan, pelaku langsung dilumpuhkan Dinas Rahasia AS atau Secret Service saat mencoba melancarkan aksinya.
Dalam foto yang dibagikan Trump, terlihat seorang pria yang terbaring di lantai hotel dalam kondisi diborgol dan tanpa baju.
Baca juga: Petugas Tertembak saat Acara Makan Malam, Trump Sebut Pelaku Bersenjata Sudah Ditangkap
Menurut dua pejabat penegak hukum yang dikutip Associated Press, pelaku diidentifikasi sebagai Cole Tomas Allen (31), warga Torrance, California.
Cole Tomas Allen, Terduga pelaku penembakan Donald Trump. (Truth Social/Donald Trump)
“Pelaku sudah ditangkap,” kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih tak lama setelah insiden.
Presiden AS, Donald Trump kembali mengalami percobaan pembunuhan saat menghadiri acara White House Correspondents' Dinner di Washington, Sabtu (25/4/2025) malam waktu setempat.
Menurut laporan, insiden bermula saat pelaku mencoba menerobos pos pemeriksaan keamanan di depan ballroom tempat acara berlangsung, dengan membawa sejumlah senjata, termasuk senapan, pistol, dan pisau.
Secret Service AS menyatakan bahwa penembakan terjadi di dekat area pemeriksaan utama di Washington Hilton, Washington, D.C.
Suasana sempat panik ketika petugas keamanan dan aparat lainnya masuk ke ruang jamuan, sementara para tamu berlindung di bawah meja setelah terdengar suara tembakan.
Baca juga: Satu Orang Ditangkap dalam Insiden Penembakan, Begini Kondisi Trump dan Pejabat AS
Juru bicara Secret Service, Anthony Guglielmi, memastikan bahwa presiden dan ibu negara dalam kondisi aman.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Truth Social