Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)
INDOZONE.ID - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, menilai sekutu Paman Sam baru akan bergerak ke Selat Hormuz usai negaranya menyelesaikan Iran.
Trump mengungkapkan itu pada Rabu 18 Maret 2026. Sebelumnya, Trump meminta beberapa negara sekutu AS untuk mengirim kapal penyapu ranjau ke Selat Hormuz, tapi tidak semua memberikan respons sesuai keinginannya.
Presiden AS, Donald Trump. (REUTERS/Kevin Lamarque)
"Saya bertanya-tanya apa yang akan terjadi jika kami menyelesaikan apa yang tersisa dari Iran dan membiarkan negara-negara yang menggunakannya, bukan kami, bertanggung jawab atas apa yang disebut 'Selat'? Itu akan membuat beberapa sekutu kami yang tidak responsif akan bergerak dan langsung bertindak," kata Trump di Truth Social, dikutip dari Antara, Kamis (19/3/2026).
Perang di Timur Tengah dimulai dengan serangan AS-Israel ke Iran, pada 28 Februari 2026. Pihak Teheran membalas dengan menyerang Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, jadi salah satu korban dari serangan AS-Israel. Posisi Ali Khamenei digantikan oleh putra keduanya, yaitu Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.
Seiring perang berjalan, Iran tidak mengizinkan kapal-kapal milik AS dan negara-negara sekutunya untuk melewati Selat Hormuz. Pihak Teheran cuma melarang pihak musuh untuk melewati Selat Hormuz.
Keputusan Iran bikin banyak negara ketar-ketir, terutama yang berlabel sekutu AS. Bagaimana tidak, Selat Hormuz merupakan jalur maritim utama pengiriman minyak dan gas dari negara-negara Teluk Persia ke seluruh dunia.
Namun, tindakan Iran dapat dipandang sebagai upaya perlindungan diri. Apalagi, sejak perang pecah pada akhir Februari silam, 1.300 orang Iran telah meninggal dunia.
Tak ayal, hingga kini, Iran terus melancarkan serangan balasan kepada AS-Israel yang membuat eskalasi konflik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara