Rudal Iran menuju wilayah Israel. (REUTERS/Mussa Qawasma)
INDOZONE.ID - Iran memakai rudal Haj Qasem pertama kalinya dalam perang lawan Amerika Serikat (AS)-Israel, menurut laporan kantor berita Fars, Selasa 17 Maret 2026.
Pemakaian rudal Haj Qasem dalam rangkaian operasi militer terbaru, termasuk fase ke-59 operasi “True Promise 4” dipastikan oleh Garda Revolusi Iran (IRGC).
Rudal Iran yang diluncurkan ke wilayah Israel, Rabu 11 Maret 2026. (REUTERS/Jamal Awad)
Iran menyerang sejumlah kota di Israel, termasuk Tel Aviv, Yerusalem Barat, dan Beit Shemesh. Selain itu, sejumlah pangkalan militer AS di Qatar, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA), dan Kurdistan Irak, juga diserang.
Kamu harus tahu, rudal Haj Qasem digunakan juga pada konflik Iran dengan Israel pada Juni tahun lalu. Rudal Haj Qasem merupakan rudal balistik taktis dengan bahan bakar padat.
Baca juga: Hati-Hati AS dan Israel, Iran Bersumpah Akan Balas Kematian Ali Larijani
Rudal ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada 2020 silam. Rudal ini diklaim mampu menjelajahi 1.400 km!
Perang di Timur Tengah dimulai dengan serangan AS-Israel ke Iran, pada 28 Februari 2026. Pihak Teheran membalas dengan menyerang Israel dan sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, jadi salah satu korban jiwa dari serangan AS-Israel. Posisi Ali Khamenei digantikan oleh putra keduanya, yaitu Ayatollah Seyyed Mojtaba Hosseini Khamenei.
Setelah Ali Khamenei, Iran kehilangan Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi, yang punya peran penting dalam pemerintahan. Tentunya, kematian Ali Larijani akan membuat eskalasi konflik Iran dengan AS-Israel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Antara