Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 17 MARET 2026 • 16:39 WIB

AS-Israel vs Iran Memanas: Serangan Meluas hingga Ancaman Krisis Energi Global

AS-Israel vs Iran Memanas: Serangan Meluas hingga Ancaman Krisis Energi GlobalKepula asap di Teheran, Iran, karena serangan Israel dan Amerika Serikat (AS). (Majid Asgaripour/WANA (West Asia News Agency) via REUTERS ATTENTION EDITORS)

INDOZONE.ID - Dunia kembali dihadapkan pada ancaman krisis besar. Konflik Amerika-Israel melawan Iran yang pecah sejak akhir Februari 2026 kini memasuki fase paling berbahaya dengan peningkatan serangan yang semakin meluas.

Rentetan rudal, drone, hingga gangguan terhadap jalur distribusi energi global membuat situasi tidak terkendali. 

Di tengah ketegangan militer yang meningkat, dampaknya mulai terasa secara global dengan harga minyak yang melonjak, distribusi energi terganggu, dan ancaman krisis energi dunia pun semakin nyata.

Ketegangan ini tidak hanya menjadi isu regional, tetapi telah berkembang menjadi perhatian internasional. 

Sejumlah negara besar mulai mengambil langkah antisipatif, baik melalui jalur diplomasi maupun kebijakan darurat energi. 

Baca juga: Rudal-Rudal Amerika dan Israel Rusak Situs Warisan Budaya Abad ke-14 di Iran

Pasar global pun bereaksi cepat terhadap situasi ini, mencerminkan kekhawatiran bahwa konflik dapat memicu krisis yang lebih luas jika tidak segera mereda.

Konflik Meluas: Dari Serangan Balasan ke Eskalasi Regional

Konflik bermula dari serangan udara yang melibatkan Israel dan sekutunya terhadap target strategis di Iran. Namun, respons cepat dari Teheran mengubah dinamika menjadi jauh lebih besar.

Iran meluncurkan ratusan drone dan rudal ke wilayah Israel serta pangkalan militer di kawasan Timur Tengah. 

Tidak hanya itu, serangan juga mulai menyasar infrastruktur vital dan jalur perdagangan internasional di kawasan Teluk.

Baca juga: 5 Sekutu Amerika yang Menolak Ajakan Trump untuk Terlibat Operasi "Membuka" Selat Hormuz

Peningkatan penyerangan ini menandai perubahan konflik dari sekadar konfrontasi bilateral menjadi konflik regional yang berpotensi melibatkan lebih banyak negara. 

Situasi ini juga meningkatkan risiko perang terbuka di kawasan yang selama ini dikenal sebagai pusat energi dunia.

Selat Hormuz Jadi Titik Panas Energi Dunia

Salah satu dampak paling krusial dari konflik ini adalah terganggunya Selat Hormuz, jalur vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak global. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters, The Guardian

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

AS-Israel vs Iran Memanas: Serangan Meluas hingga Ancaman Krisis Energi Global

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!