INDOZONE.ID - Serangan udara Amerika Serikat dan Israel telah merusak banyak situs warisan budaya di Iran.
Istana Golestan yang berasal dari Abad ke-14 di Teheran merupakan salah satu situs yang mengalami kerusakan paling berat.
Situs bersejarah tersebut mengalami kerusakan akibat gelombang kejut rudal.
Aula cermin yang terkenal di Istana Golestan hancur. Pecahan kerajinan cermin yang rumit berserakan di lantainya.
Istana Golestan merupakan situs warisan dunia di bawah perlindungan Badan Kebudayaan PBB, Unesco.
Baca juga: 5 Sekutu Amerika yang Menolak Ajakan Trump untuk Terlibat Operasi "Membuka" Selat Hormuz
Unesco mengklaim telah, "menyampaikan koordinat geografis situs-situs dalam daftar warisan dunia kepada semua pihak yang terkait".
Warisan sejarah dunia, berdasarkan Konvensi Den Haag 1954 untuk perlindungan benda budaya dalam perang, ditandai dengan perisai biru yang dipasang di atap.
Lokasi dengan perisai biru harus dilindungi dari serangan semua pihak yang bertikai.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengkritik Unesco. Ia menilainya masih kurang vokal.
"Diamnya mereka tidak dapat diterima," ujar Araghchi.
Baca juga: Ledek Trump, Militer Iran Sebut Operasi Amerika Bukan "Epic Fury" tapi "Epic Fear"
Kerusakan juga dialami Kastil Falak-ol-Aflak di kota Khorramabad, Provinsi Lorestan. Sebuah serangan menghantam perimeter kastil.
"Untungnya, struktur utama Kastil Falak-ol-Aflak tidak rusak," kata Kepala Departemen Warisan Provinsi, Ata Hassanpour.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: The Guardian