Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Kamis, 08 JANUARI 2026 • 11:13 WIB

Rupanya Ini Alasan Trump Ngotot Mau Akuisisi Greenland, Ada Opsi Kerahkan Kekuatan Militer

Rupanya Ini Alasan Trump Ngotot Mau Akuisisi Greenland, Ada Opsi Kerahkan Kekuatan MiliterHans Egede Statue yang ada di Greenland, Denmark. (REUTERS/Marko Djurica)

INDOZONE.ID - Rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk mengakuisisi Greenland tentunya bukan tanpa alasan atau hanya sekedar menunjukkan superiornya.

Rencana Trump untuk mengakuisisi Greenland yakni bertujuan untuk mencegah "agresi" China dan Rusia di wilayah Arktik.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan bahwa saat ini rencana untuk mengakuisisi Greenland oleh AS terus dibahas oleh Trump bersama tim keamanan nasionalnya.

"Presiden sangat terbuka dan jelas kepada Anda semua dan kepada dunia bahwa ia memandang langkah ini sebagai kepentingan terbaik Amerika Serikat untuk mencegah agresi Rusia dan China di wilayah Arktik, dan itulah sebabnya timnya saat ini sedang membicarakan seperti apa bentuk potensi akuisisi tersebut," kata Leavitt dalam konferensi pers di Gedung Putih, Rabu (7/1/2026).

Baca juga: Setelah Maduro Ditangkap, Trump Klaim AS dapat 30–50 Juta Barel Minyak Venezuela

Dia menambahkan bahwa semua opsi terbuka, termasuk penggunaan kekuatan militer, untuk mencapai tujuan tersebut, tetapi menekankan bahwa "opsi pertama Trump selalu diplomasi."

Pernyataan itu disampaikan di tengah kembali menguatnya niat pemerintahan Trump untuk mengambil alih Greenland, wilayah otonom Denmark yang memiliki posisi strategis dan kaya sumber daya, yang memicu reaksi keras dari para pemimpin Eropa.

Di tengah melebar­nya perbedaan pandangan antara Amerika Serikat dan sekutu NATO-nya terkait pulau terbesar di dunia tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengatakan ia berencana bertemu dengan para pejabat Denmark pekan depan.

Baca juga: Setelah Tangkap Nicolas Maduro, Donald Trump Kembali Bikin Geger dengan Ambisi Caplok Greenland

Dalam perkembangan terkait, Trump mengejek negara-negara anggota Organisasi Pakta Atlantik Utara (NATO) melalui media sosial, dengan menyatakan bahwa China dan Rusia “sama sekali tidak takut” terhadap aliansi militer itu tanpa keterlibatan Amerika Serikat.

Trump juga mengungkapkan keraguannya apakah anggota NATO lainnya akan memberikan dukungan kepada AS jika negara itu benar-benar membutuhkan bantuan.

“Satu-satunya negara yang ditakuti dan dihormati oleh China dan Rusia adalah Amerika Serikat yang dibangun kembali (oleh Trump),” tulisnya di platform Truth Social miliknya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Kyodo News

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Rupanya Ini Alasan Trump Ngotot Mau Akuisisi Greenland, Ada Opsi Kerahkan Kekuatan Militer

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!