Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Minggu, 09 NOVEMBER 2025 • 19:08 WIB

Pembantaian El-Fasher Sudan Milisi RSF: Warga Sipil Ditembak, Dilindas dan Diburu Drone

Pembantaian El-Fasher Sudan Milisi RSF: Warga Sipil Ditembak, Dilindas dan Diburu DroneTangan seorang pengungsi Sudan yang melarikan diri dari kekerasan di El-Fasher terluka saat menerima perawatan di klinik darurat yang dikelola oleh Medecins Sans Frontieres (MSF). (Reuters/Mohamed Jamal)

INDOZONE.ID - Ratusan warga sipil di kota El-Fasher, Sudan, jadi korban kekerasan saat Pasukan Dukungan Cepat (RSF) setelah mereka merebut kendali kota itu. Saksi mata menceritakan penembakan brutal, serangan drone, dan warga yang dilindas truk.

Melanisr laporan Reuters, kekerasan pecah saat RSF merebut kota El-Fasher pada 26 Oktober 2025, memperkuat dominasinya di wilayah Darfur.

Kota ini kini terputus dari jaringan telekomunikasi, membuat dunia luar sulit mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di dalamnya.

Reuters berbicara dengan empat saksi yang berhasil melarikan diri ke kota al-Dabba dan Tawila, lebih dari seribu kilometer dari lokasi. Dari kesaksian mereka, terungkap gambaran mengerikan soal hari-hari pertama jatuhnya El-Fasher.

Anak-Anak dan Lansia Ditabrak Truk

Seorang saksi mata yang kini berada di Tawila menceritakan bagaimana RSF menembaki warga yang mencoba kabur.

“Anak muda, lansia, anak-anak, mereka ditabrak,” katanya lewat sambungan telepon, menolak disebutkan namanya karena takut diburu.

Ia juga menyebut sejumlah warga sipil diculik oleh anggota RSF.

Menanggapi laporan tersebut, seorang pemimpin RSF mengatakan bahwa pihaknya sedang menyelidiki dugaan pelanggaran, namun menegaskan laporan itu dibesar-besarkan oleh tentara dan sekutunya.

Pembantaian di Jalan

Seorang saksi lain, Mubarak, menggambarkan bagaimana milisi RSF menyerbu rumah-rumah setelah merebut pangkalan militer di hari pertama.

“Lima puluh atau enam puluh orang di satu jalan… mereka membunuh mereka, bang, bang, bang. Lalu pindah ke jalan berikutnya, bang, bang, bang,” ujarnya.

Baca juga: Serangan Infrastruktur Energi Ukraina Meningkat Tajam Menjelang Musim Dingin

Ia menyebut banyak warga yang tak sempat kabur,  termasuk lansia dan orang sakit, dibunuh di rumah mereka sendiri.

Pejuang lokal yang sebagian besar masih muda mencoba melawan dengan senjata seadanya.

“Mereka yang paling banyak meninggal,” kata Mubarak.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Reuters

Tags sudan
BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Pembantaian El-Fasher Sudan Milisi RSF: Warga Sipil Ditembak, Dilindas dan Diburu Drone

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!