Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Rabu, 29 OKTOBER 2025 • 12:00 WIB

Langgar Gencatan Senjata Lagi, Serangan Israel Tewaskan 9 Orang di Gaza

Langgar Gencatan Senjata Lagi, Serangan Israel Tewaskan 9 Orang di GazaKorban jiwa serangan Israel di Gaza meski dalam gencatan senjata dengan Hamas. (REUTERS/Stringer)

INDOZONE.ID - Israel kembali melanggar gencatan senjata sehingga sembilan orang tewas dan beberapa lainnya terluka di Jalur Gaza, pada Selasa 28 Oktober 2025, waktu setempat.

Korban jiwa dan luka-luka berjatuhan karena serangan udara Israel, menurut sumber-sumber medis.

Langgar Gencatan Senjata Lagi, Serangan Israel Tewaskan 9 Orang di GazaKorban jiwa serangan Israel di Gaza meski dalam gencatan senjata dengan Hamas. (REUTERS/Stringer)

Diketahui, serangan Israel menghantam rumah kawasan permukiman Sabra, Gaza. Serangan tersebut menewaskan empat orang dan beberapa lainnya tertimbun reruntuhan.

Israel juga menyerang sebuah kendaraan di Khan Younis, sehingga lima orang harus kehilangan nyawa mereka.

Baca juga: Miris, 93 Orang Tewas di Jalur Gaza Sejak Gencatan Senjata Hamas dan Israel

Serangan-serangan Israel tersebut berada di Garis Kuning, zona seharusnya pasukan Israel menarik pasukan mereka berdasarkan perjanjian gencatan senjata.

Serangan ini merupakan perintah dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Ia mengklaim Hamas telah melanggar gencatan senjata dengan Israel lebih dulu.

Menurut wartawan Anadolu, serangan udara Israel menghantam kamp pengungsi Shati di sebelah barat Kota Gaza, tembakan artileri menyasar wilayah timur Deir al-Balah di Gaza tengah, dan udal juga menghantam sekitar Kompleks Medis Shifa di Kota Gaza.

Padahal, Hamas membantah telah melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Israel. Hamas menilai, Israel telah melakukan pelanggaran nyata terhadap gencatan senjata yang diberlakukan pada 10 Oktober 2025.

"Pengeboman kriminal yang dilakukan oleh tentara pendudukan fasis (Israel) di sebagian wilayah Jalur Gaza, merupakan pelanggaran nyata terhadap perjanjian gencatan senjata," kata Hamas.

Bagaimana Kelanjutan Gencatan Senjata di Gaza?

Sebelumnya, perjanjian gencatan senjata diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, yang meliputi penarikan pasukan Israel, pertukaran tahanan, akses bantuan kemanusiaan, dan perlucutan senjata Hamas.

Baca juga: Indonesia Kutuk Keras Langkah Israel Soal Kedaulatan di Tepi Barat

Pada 13 Oktober, Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi, Emir Qatar Tamim bin Hamad Al Thani, dan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menandatangani deklarasi mengenai gencatan senjata di Gaza.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Antara

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Langgar Gencatan Senjata Lagi, Serangan Israel Tewaskan 9 Orang di Gaza

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!