Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Senin, 25 AGUSTUS 2025 • 18:20 WIB

Vietnam Evakuasi Puluhan Ribu Warga, Bandara Ditutup Akibat Topan Kajiki

Vietnam Evakuasi Puluhan Ribu Warga, Bandara Ditutup Akibat Topan KajikiHujan turun membasahi bangunan dan jalan di Kota Vinh, Provinsi Nghe An, pada 25 Agustus 2025, menjelang Topan Kajiki mendarat di Vietnam. (VN Express)

INDOZONE.ID - Pemerintah Vietnam mengeluarkan peringatan keras, terkait Topan Kajiki yang sedang mendekat.

Sejak Minggu (24/8/2025) malam, otoritas setempat telah menutup bandara, meliburkan sekolah, hingga mengevakuasi puluhan ribu warga untuk mengurangi risiko korban jiwa.

Menurut Badan Meteorologi Vietnam, Topan Kajiki ini membawa angin hingga 166 km/jam, dan diperkirakan semakin menguat sebelum mendarat di pesisir tengah pada Senin (25/8/2025) sore. 

Dampaknya diprediksi serupa dengan Topan Yagi, yang menghantam negara itu tahun lalu dan menewaskan sekitar 300 orang.

Baca juga: Kecelakaan Bus di Vietnam Tewaskan 10 Orang, Termasuk Dua Anak-anak

Evakuasi warga akibat Topan Kajiki dilakukan di lima provinsi pesisir, dengan jumlah lebih dari 325 ribu orang. Mereka dipindahkan ke sekolah-sekolah dan gedung umum yang dijadikan tempat perlindungan darurat. 

Di kota Vinh, jalanan terlihat sepi karena sebagian besar toko dan restoran memilih tutup. Sementara warga memperkuat pintu rumah mereka dengan karung pasir.

Hingga Senin (25/8/2025) pagi, tercatat hampir 30 ribu orang telah dievakuasi. Pemerintah juga mengerahkan lebih dari 16 ribu personel militer untuk membantu proses evakuasi dan menjaga ketertiban di wilayah rawan bencana.

Baca juga: Banjir Besar Akibat Badai Tropis Wipha Tewaskan Tiga Orang di Nghe An, Vietnam

Sebagai bagian dari langkah darurat, dua bandara di provinsi Thanh Hoa dan Quang Binh resmi ditutup akibat Topan Kajiki. 

Maskapai Vietnam Airlines dan Vietjet membatalkan puluhan penerbangan. Sementara kapal-kapal nelayan yang berada di jalur badai diperintahkan kembali ke pelabuhan.

Seorang warga berusia 66 tahun, Le Manh Tung, yang mengungsi di stadion olahraga Vinh, mengaku takut dengan badai yang kali ini melanda daerahnya.

Saya belum pernah dengar ada badai sebesar ini. Jujur saja, saya takut. Tapi ini alam, kita hanya bisa menerima dan berusaha selamat,” katanya.

Pemerintah menegaskan, peringatan Topan Kajiki bukanlah hal yang bisa dianggap sepele. Kajiki disebut-sebut sebagai badai paling kuat tahun ini, dan berpotensi menimbulkan banjir bandang hingga tanah longsor.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: VN Express

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Vietnam Evakuasi Puluhan Ribu Warga, Bandara Ditutup Akibat Topan Kajiki

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!