Ilustrasi paket bantuan kemanusiaan ke Gaza. (REUTERS/Amir Cohen)
INDOZONE.ID - Angkatan Udara Spanyol baru saja menyelesaikan operasi kemanusiaan penting dengan menjatuhkan 5.500 jatah makanan ke wilayah Jalur Gaza, Senin (1/8/2025).
Bantuan ini merupakan bagian dari misi penyelamatan untuk sekitar 11 ribu orang yang terdampak parah oleh krisis kemanusiaan yang berkepanjangan.
Menggunakan metode terjun payung, pesawat militer A400 berhasil menjatuhkan total 12 ton bantuan langsung ke wilayah yang sangat membutuhkan.
Baca juga: Inggris Siap Akui Negara Palestina, Kecuali Israel Setuju Gencatan Senjata
Dalam pernyataan tegasnya, Menteri Luar Negeri Spanyol, José Manuel Albares, mengungkapkan keprihatinan mendalam atas situasi kemanusiaan di Gaza.
"Ini adalah aib bagi seluruh umat manusia," ucapnya tanpa tedeng aling-aling.
José Manuel Albares juga menyoroti kelaparan yang terjadi sebagai akibat dari tindakan Israel yang memperparah kondisi warga sipil.
Menurutnya, situasi tersebut telah menyebabkan ribuan anak terancam jiwa karena kekurangan gizi.
Albares dengan tegas meminta pemerintah Israel di bawah Benjamin Netanyahu agar membuka akses bantuan secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Baca juga: Pemerintah Palestina Optimistis Makin Banyak Negara Beri Pengakuan, Tekanan ke Israel Tambah Besar!
“Penyaluran bantuan harus dilakukan secara permanen, tanpa gangguan, dan gratis,” tegasnya.
Seruan ini muncul di tengah meningkatnya desakan global untuk membuka jalur bantuan kemanusiaan menuju Gaza.
Pesawat A400 yang digunakan dalam misi ini lepas landas dari Pangkalan Udara Zaragoza dan menuju Yordania sebelum akhirnya terbang ke Jalur Gaza.
Bantuan seberat 12 ton tersebut berasal dari Badan Kerja Sama Pembangunan Internasional Spanyol (AECID), dan dijatuhkan menggunakan 24 parasut secara strategis agar menjangkau titik-titik paling terdampak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Euronews.com