Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Selasa, 08 JULI 2025 • 12:31 WIB

Trump Ancam Tarif Bea Masuk Tambahan 10% bagi Negara Pendukung BRICS, Indonesia Kena Imbas?

Trump Ancam Tarif Bea Masuk Tambahan 10% bagi Negara Pendukung BRICS, Indonesia Kena Imbas?Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbicara kepada wartawan setibanya di Bandara Munisipal Morristown, New Jersey, pada 20 Juni 2025. (USA Today)

INDOZONE.ID - Presiden AS Donald Trump kembali bikin panas suasana global. Negara yang merapat ke BRICS dan dianggap anti-Amerika siap-siap kena tarif bea masuk tambahan 10% dari Trump. 

Ancaman ini muncul pas banget saat KTT BRICS 2025 lagi digelar di Rio de Janeiro, Brasil. Trump emang gak ngejelasin detail apa yang dimaksud dengan kebijakan anti-Amerika. 

Tapi sebelumnya, dia udah keras banget nolak rencana BRICS yang pengen bikin mata uang sendiri dan lepas dari dominasi dolar AS.

Baca juga: Kena Ancaman Tarif dari Trump, China Tegaskan BRICS Bukan untuk Cari Musuh

BRICS sendiri isinya negara-negara berkembang kayak Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, yang belakangan nambah anggota baru kayak Indonesia, Iran, Arab Saudi, sampai Ethiopia. 

Mereka ngerasa sistem global selama ini terlalu dikendalikan Barat, dan pengen bangun tatanan baru yang lebih “berimbang.”

Di tengah-tengah KTT, BRICS ngeluarin pernyataan bareng yang secara halus nyindir kebijakan proteksionis Trump. 

Mereka bilang, naiknya tarif sepihak bisa ngehambat perdagangan global dan makin nambah ketimpangan. China langsung tanggapin ancaman Trump dengan tegas nolak “perang tarif” dan nyebut cara itu malah merugikan semua pihak.

Baca juga: Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Indonesia Dukung Perdamaian Dunia di KTT BRICS 2025 Brasil

Tarif baru yang diumumin Trump ini bakal resmi berlaku 1 Agustus 2025, kecuali negara-negara target berhasil capai kesepakatan dagang sebelum 9 Juli. 

Baru beberapa negara yang udah duluan beresin kesepakatan dagang AS, kayak Inggris, China, sama Vietnam.

Langkah Trump ini bikin banyak negara was-was, apalagi BRICS makin kompak dan lantang soal ngubah aturan main ekonomi global. 

Sementara itu, negara kayak Indonesia juga ikut terlibat langsung dalam KTT dan bisa jadi target tarif kalau dianggap terlalu condong ke BRICS.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Time.com, Nypost.com

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Trump Ancam Tarif Bea Masuk Tambahan 10% bagi Negara Pendukung BRICS, Indonesia Kena Imbas?

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!