INDOZONE.ID - Bea Cukai Surakarta bekerja sama dengan Pemkab Boyolali memusnahkan sebanyak 12.433.685 batang rokok ilegal di halaman Pendopo Alun-Alun Boyolali, Selasa (21/10/2025).
Dari jenis rokok ilegal yang dimusnahkan tersebut terdiri atas 120 batang sigaret kretek tangan (SKT), 12.020.166 batang sigaret kretek mesin (SKM), dan 413.399 batang sigaret putih mesin (SPM).
Tidak hanya rokok ilegal, turut dimusnahkan pula Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) sejumlah 986.500 mililiter (1.611 botol dan 1 jeriken) dengan total nilai barang yang dimusnahkan mencapai Rp17.968.808.165,00.
Jumlah barang ilegal tersebut merugikan negara sebesar Rp12.086.097.744,00.
"Total ada 12.433.685 batang rokok ilegal yang dimusnahkan. Lalu ada Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) sejumlah 986.500 mililiter," ujar Kepala Bea Cukai Surakarta, Yetty Yulianty, Selasa (21/10/2025).
Yetty mengatakan, Pemusnahan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) ini merupakan hasil tegahan yang dilakukan pada periode tahun 2024 sampai 2025. Kegiatan pemusnahan ini didanai oleh Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Pemerintah Kabupaten Boyolali.
"Barang-barang tersebut telah mendapatkan persetujuan untuk dimusnahkan sesuai izin dari Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan," ujarnya.
Yetty menjelaskan bahwa barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan Bea Cukai Solo, sebagian di antaranya hasil operasi penindakan rutin yang dilakukan secara mandiri oleh Bea Cukai Solo.
Selain itu, kegiatan ini juga merupakan hasil sinergi operasi bersama dalam rangka pemanfaatan DBHCHT dengan Satuan Polisi Pamong Praja Pemprov Jateng, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Wonogiri, Kota Solo, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Klaten, Kabupaten Sragen, dan Kabupaten Boyolali.
"Ini hasil operasi rutin Bea Cukai bersama pemerintah daerah. Pemusnahan merupakan rangkaian kegiatan dari Program Pemusnahan Serentak Bertahap Barang Hasil Penindakan (BHP) lingkup Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Tengah dan D.I. Yogyakarta, dalam rangka Peringatan Hari Bea Cukai ke-79 Tahun 2025 dengan tema nasional ‘Tangguh Mengawasi, Tulus Melayani’," ungkapnya.
Menurutnya, ini merupakan pemusnahan rokok ilegal terbesar di Soloraya selama lima tahun terakhir.
Sementara itu, Bupati Boyolali Agus Irawan menyebut rokok ilegal yang dimusnahkan berjumlah sekitar 12 juta batang. Ini menjadi yang terbesar di Soloraya pada tahun 2025.
"Ini adalah bukti kerja keras kita semua, kerja yang luar biasa. Adanya kegiatan ini diharapkan bisa memberikan kesadaran bagi pelaku usaha agar mematuhi peraturan yang ada," pungkasnya.
Pemusnahan rokok dilakukan dengan cara dibakar hingga musnah dan habis terbakar. Sedangkan untuk barang kena cukai berupa minuman keras dimusnahkan dengan cara dituangkan ke tong hingga rusak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan