INDOZONE.ID - Gelombang penolakan terhadap aksi anarkis saat demonstrasi makin kuat. Mulai dari warga, pengemudi ojol, mahasiswa hingga tokoh bangsa, semuanya kompak menyerukan agar aspirasi disampaikan secara damai tanpa perusakan.
Presiden Prabowo Subianto juga mengingatkan pentingnya menjaga kondusivitas.
Warga Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, memasang spanduk besar di beberapa titik keramaian. Isinya, “Menolak Keras Segala Bentuk Aksi Anarkis di Kampung Kami.”
Di Jakarta, Wapres Gibran Rakabuming menggelar pertemuan dengan perwakilan pengemudi ojol dari Gojek, Grab, Maxim, hingga inDrive. Mereka membahas situasi pascainsiden yang menimpa Affan Kurniawan, pengemudi ojol yang meninggal saat demo.
Baca juga: Pramono Anung Sebut Kerugian Fasilitas Umum Akibat Demo di Jakarta Capai Rp55 Miliar
“Demo memang merupakan hak demokrasi. Tapi jangan bersifat atau melakukan tindakan anarkis seperti perusakan fasilitas umum dan penjarahan. Itu memang tidak kami inginkan,” ujar Rahman, salah satu perwakilan ojol.
Baca juga: Wapres Gibran Terima Perwakilan Ojol di Istana, Bahas Aspirasi Pengemudi
Menurutnya, komunitas ojol di berbagai daerah sudah mengedukasi anggotanya agar tak terprovokasi. Ia bahkan menyebut ada indikasi demo ditunggangi pihak tertentu.
“Saya dan teman-teman berani menjamin kalau ojol selama ini demo juga tidak pernah anarkis, tidak pernah melakukan penjarahan,” kata dia lagi.
Mahasiswa Turun dengan Cara Damai
Di Banjarmasin, mahasiswa bersama pengemudi ojol, buruh, dan warga membentuk Aliansi Rakyat Kalsel Melawan.
Mereka melakukan pemeriksaan ketat terhadap peserta aksi agar tidak ada penyusup membawa senjata tajam atau barang berbahaya.
“Kami berkomitmen penyampaian aspirasi dilakukan secara damai tanpa adanya aksi anarkis,” tegas Rizki, Koordinator BEM se-Kalsel.
Hindari Kekerasan
Rektor UI Heri Hermansyah meminta masyarakat menahan diri.
“Kami meminta seluruh lapisan masyarakat agar bisa menyampaikan aspirasinya dengan baik serta mencegah terjadinya penjarahan dan perusakan fasilitas publik," ujarnya.
Ketua Umum ICMI, Arif Satria, juga menekankan pentingnya dialog.
“ICMI mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin menunggangi momentum demonstrasi untuk kepentingan politik sempit," tuturnya.
Presiden Prabowo Ingatkan Bahaya Anarkis
Presiden Prabowo menegaskan pemerintah membuka ruang demokrasi, tapi tidak bisa mentolerir anarkisme.
“Kami pastikan aspirasi akan didengar. Tapi aparat harus menjaga masyarakat serta menegakkan hukum bila ada pelanggaran,” tegasnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto juga siap mengambil langkah tegas.
“Semua ini demi kepentingan masyarakat luas dan menjaga stabilitas nasional,” ujar Kapolri.
Kerugian Akibat Kerusuhan di Jakarta
Di sisi lain, Gubernur DKI Pramono Anung mengungkap kerugian akibat aksi anarkis pekan lalu mencapai Rp55 miliar.
Sebanyak 22 halte Transjakarta dirusak, enam di antaranya dibakar. Infrastruktur MRT juga terdampak dengan kerugian Rp3,3 miliar.
Pemprov DKI sudah memulai perbaikan dan memberikan layanan gratis Transjakarta serta MRT selama sepekan agar warga tetap bisa beraktivitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Berbagai Sumber