Kategori Berita

KANAL

REGIONAL

Sabtu, 01 FEBRUARI 2025 • 10:35 WIB

Beraksi sejak 2017, Guru Ngaji Lecehkan Siswa di Tangerang Sediakan Hp hingga Makanan untuk Jebak Korban

Beraksi sejak 2017, Guru Ngaji Lecehkan Siswa di Tangerang Sediakan Hp hingga Makanan untuk Jebak KorbanKonferensi pers Polda Metro Jaya kasus guru ngaji di Tangerang lecehkan puluhan murid.

INDOZONE.ID - Polda Metro Jaya mengungkap cara guru ngaji bejat di Tangerang, berinisial W (40), bisa mencabuli puluhan murid laki-lakinya dan sudah berlangsung hingga bertahun-tahun lamanya.

Rupanya, W menyediakan banyak fasilitas di rumahnya untuk bisa menjebak para korban.

"Tersangka W alias I, berdasarkan keterangan yang ada, telah melakukan perbuatan percabulan ini mulai tahun 2017 sampai dengan 2024," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (31/1/2025).

Keseharian W diketahui bekerja sebagai guru ngaji, dan pekerjaan tersebut hanya dijadikan sebagai kedok semata.

Dalam aksinya, W mempersiapkan rumahnya dengan fasilitas-fasilitas, agar bisa menjebak para korban.

Baca Juga: Korban Pelecehan Guru Ngaji di Tangerang Capai 20 Orang, Semuanya Laki-laki!

"Tersangka menyediakan kurang lebih delapan unit handphone dengan maksud agar korban bisa bermain handphone secara gratis di rumah W, dan tersangka juga menyediakan hotspot gratis, dan selalu menyediakan makanan dan memberikan rokok kepada anak-anak atau korban guna memperlancar perbuatan cabulnya," ucap Wira.

Tentunya, fasilitas itu merupakan pancingan agar para korban mau datang bermain ke rumah tersangka.

Tersangka juga menggunakan modus dengan cara berpura-pura mendapat mimpi akan sakit dan hanya bisa disembuhkan oleh korban.

"Tersangka berpura-pura mendapatkan mimpi bahwa tersangka dalam kondisi sakit dan yang bisa menyembuhkan adalah air mani dari pada korban ataupun anak-anak sehingga pelaku melakukan pencabulan terhadap korban," kata Wira.

Baca Juga: Begini Modus Guru Ngaji Lecehkan Banyak Murid di Tangerang: Pura-Pura Dapat Mimpi Sakit

Lebih jauh, Wira menyebut setelah aksi pelecehan dilakukan, tersangka memberikan uang kepada korban.

"Setelah selesai tersangka melakukan perbuatan cabul, tersangka juga memberikan imbalan berupa uang yang bervariatif antara Rp20 ribu sampai dengan Rp50 ribu," papar Wira.

Seperti yang diketahui sebelumnya, seorang guru ngaji di Tangerang melakukan aksi pelecehan terhadap puluhan murid prianya. Usai kasusnya diusut polisi, sang nguru sempat menghilang dan menjadi buronan polisi.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber: Liputan

BERITA TERKAIT
BERITA TERBARU

Beraksi sejak 2017, Guru Ngaji Lecehkan Siswa di Tangerang Sediakan Hp hingga Makanan untuk Jebak Korban

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!