INDOZONE.ID - Presiden Joko Widodo menyampaikan permintaan maaf yang penuh haru kepada masyarakat Indonesia dalam acara Zikir dan Doa Kebangsaan untuk memperingati 79 tahun kemerdekaan Indonesia.
Acara ini digelar di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (1/8).
Baca Juga: Pemerintah Imbau Masyarakat untuk Tidak Boros Makan Nasi Guna Tekan Impor Beras
Presiden Jokowi mengakui bahwa sebagai manusia biasa, ia tidak bisa memenuhi harapan semua pihak.
Namun, ia bersyukur bahwa Indonesia berhasil bertahan dan tumbuh di tengah berbagai krisis global, ketidakpastian geopolitik, dan tantangan perubahan iklim.
Baca Juga: Serahkan Draf Persoalan LSM Asing ke Kemendagri, PB HMI Minta Semua Pihak Waspada
Dalam postingan Instagramnya, Presiden Jokowi menuliskan bahwa dengan perlindungan dan anugerah Allah SWT, hingga hampir 79 tahun merdeka, Indonesia berhasil bertahan dari berbagai krisis dan tantangan global.
Ke depan, kita harus selalu menjaga persatuan, saling tolong-menolong, saling menguatkan, saling mendoakan, dan bekerja sama untuk kemajuan Indonesia yang kita cintai. Sebab tantangan kedepan akan semakin sulit.
Baca Juga: Nadiem Makarim Batalkan Kenaikan UKT Setelah Bertemu Presiden Jokowi
Di acara dzikir dan doa kebangsaan ini, dengan segenap kesungguhan dan kerendahan hati, Presiden Jokowi dan Prof K.H Ma'ruf Amin ingin memohon maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan selama menjalankan amanah sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.
Presiden juga mengundang seluruh masyarakat Indonesia untuk selalu mendoakan negara agar dengan pertolongan dan seizin Allah SWT, Indonesia dapat menjadi bangsa dan negara yang maju.
Baca Juga: Presiden Jokowi Resmi Hapus Klasifikasi Kelas BPJS Kesehatan, Diganti dengan Sistem KRIS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Instagram @jokowi