INDOZONE.ID - Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Suharyono, membeberkan pihaknya memiliki bukti Afif Maulana memiliki peranan tersendiri dalam aksi tawuran di Padang. Bukti itu juga dikuatkan dengan senjata yang dibawa Afif.
"AM anak baik-baik? Buktinya, dia yang mengajak tawuran," kata Irjen Suharyono saat dihubungi wartawan, Kamis (4/7/2024).
Kapolda Sumbar Irjen Pol Suharyono (ANTARA/HO Polda Sumbar)
Suharyono menyatakan, ajakan itu juga terekam jelas dalam video yang ditemukan di ponsel Afif. Selain itu, Afif juga kedapatan membawa senjata.
Baca Juga: Dilaporkan ke Propam soal Tewasnya Afif Maulana, Kapolda Sumbar: Saya Ini Pembela Kebenaran!
"(Bukti di) videonya yang diunggah di hp-nya (dan) membawa pedang panjang di tangannya pada 8 Juni 2024," ucapnya.
Lebih jauh, jenderal polisi bintang dua itu menilai, Afif sebagai anak kurang baik karena keluar rumah pada dini hari.
"Kalau anak keluar rumah jam 2, jam 3 dini hari, mau tawuran. Ya, pastinya, anak kurang baik," paparnya.
Baca Juga: Terkait Kasus Afif Maulana, 6 Orang Minta Perlindungan LPSK
Afif merupakan pelajar SMP yang ditemukan tewas di Kuranji, Kota Padang. Narasi yang tersebar, menyebutkan sang pelajar tewas karena diduga dianiaya polisi.
Pada saat bersamaan, pihak kepolisian tengah melakukan penindakan terhadap pelaku tawuran. Afif pun diyakini sengaja meloncat dari atas jembatan sebelum ditemukan meninggal dunia.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo sempat angkat bicara mengenai kasus itu. Dia memastikan, kasus ini ditangani dengan transparan.
WRITER: Andika Pratama
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: Liputan